Breaking News:

FTI UMI

Warga Morowali Kirim Bantuan Puluhan Juta Rupiah ke Korban Banjir di Lutra, Disalurkan Lewat FTI UMI

Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ) kembali mendapatkan

DOK FTI UMI
Foto aerial pada Senin (20/7/2020), menunjukkan bangunan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel tertimbun lumpur yang telah mengering akibat banjir bandang, Senin (13/8/2020) lalu. Desa Radda merupakan wilayah yang terdampak parah akibat banjir bandang. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ) kembali mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan bantuan uang tunai senilai puluhan juta rupiah kepada korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara ( Lutra ), Sulawesi Selatan ( Sulsel ).

Setelah dari Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (IPSS) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat senilai Rp 60 juta pada Jumat (17/7/2020), lalu pada Selasa (21/7/2020) giliran dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah ( Sulteng ).

Aliansi Relawan Morowali Bersatu dan Pemerintah Desa Lele, Kecamatan Bahodopi, Morowali menyerahkan uang tunai senilai Rp 32,8 juta kepada Penanggung Jawab Lapangan Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa FTI UMI, Firman Nullah Yusuf.

Selain uang tunai, ada pula beras lebih dari 1,7 ton, pakaian 82 karung, air mineral 118 dos, perlengkapan bayi dan wanita 10 dos, mi instan 115 dos, makanan ringan 42 dos, sarung tangan1 karung, tikar 24 lembar, terpal 9 lembar, masker 1.600 lembar, bumbu dapur, alat mandi, dan perlengkapan cuci piring.

Bantuan diserahkan pengusaha muda asal Morowali, Yopi Baco Sabara sekaligus Ketua Kerukunan KKMB Morowali.

Dekan FTI UMI, Zakir Sabara H Wata mengatakan, sama seperti sebelumnya, uang tersebut seluruhnya akan dibelanjakan untuk barang kebutuhan pokok pengungsi korban banjir bandang pada Senin (13/7/2020) lalu.

"Bersama dengan uang tunai hasil donasi lainnya kita akan belikan tenda yang ada dindingnya, kita akan belikan terpal untuk alas, kita akan belikan selimut, kita akan belikan alat perlengkapan shalat untuk warga di kamp pengungsian," kata Zakir Sabara H Wata dari Lutra.

Dia berharap masih banyak dermawan yang mau berdonasi sebab masih ada kebutuhan lain harus diproritaskan.

"Kami lagi berusaha membuat toilet portable untuk di beberapa kamp pengungsian di Luwu Utara," kata Zakir Sabara H Wata.

Zakir Sabara H Wata menghaturkan terima kasih kepada para dermawan yang telah menyisihkan sebagai hartanya untuk membantu sesama di Tana Luwu.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved