Breaking News:

Pengedar Sabu

Satres Nakorba Polres Majene Tangkap 2 Pengedar Sabu-sabu

Dari penangkapan itu polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa, dua sashet sabu, satu buah alat hisap (bong), satu buah korek api gas

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Polres Majene rilis penangkapan dua tersangka pengedar sabu-sabu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Satuan Reserse Narkoba Polres Majene tangkap dua orang pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Lingkungan Bulutupang, Kelurahan Lalampanua, kecamatan Pamboang.

Dari penangkapan itu polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa, dua sashet sabu, satu buah alat hisap (bong), satu buah korek api gas, satu buah korek api, dan beberapa barang bukti lainnya.

Wakapolres Majene, Kompol Jufri mengatakan kronologis penangkapan tersebut setelah sebelumnya petugas mendapat informasi adanya penyalahgunaan narkoba di salah satu rumah di Lingkungan Bulutupang, kemarin.

"Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat, bahwa ada salah seorang laki-laki yang dicurigai sering melakukan transaksi narkoba di lingkungan Bulutupang, kelurahan Lalampanua, dengan laporan masyarakat tersebut anngota dari Satreserse narkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi, akhirnya anggota berhasil menangkap pelakunya,"kata Kompol Jufri saat melakukan konferensi pers di Mapolres, Rabu (22/7/2020).

Kedua pelaku yang ditangkap, yakni RN (40) warga lingkungan Taduang, kelurahan Lalampanua yang bekerja sebagai karyawan wiraswasta.

Tersangka lainnya inisial MM (26) warga lingkungan Taduang, kelurahan Lalampanua, kecamatan Pamboang.

“Awalanya petugas melakukan penangkapan terhadap RN, kemudian dari hasil pengembangan setelah RN diintrogasi petugas, RN mengaku bahwa barang tersebut diperoleh dari MM,"ujarnya.

Dari hasil pengembangan selanjutnya RM juga mengaku barang haram tersebut diperoleh dari AB yang saat ini masih dalam pencarian.

"Kedua tersangka dari hasil pemeriksaan labfor, keduanya positif, selain menggunakan sabu, keduanya juga sebagai pengedar,"ungkapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya lanjut Kompol Jufri, kedua tersangka saat ini sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Majene.

"Tersangka AS diancam pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1), undang-undang nomor 35 tahun 2009, ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun. Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mencari tersangka lainnya,"tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved