Breaking News:

Tribun Bulukumba

Jelang Idul Adha, Banyak Sapi Liar Berkeliaran di Kota Bulukumba

Kehadiran sapi liar menjelang Hari Raya Idul Adha atau Idul Kurban tersebut, meresahkan warga.

TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Ternak sapi di Desa Puncak Kecamatan Sinjai Selatan. Desa Puncak adalah salah satu desa penghasil sapi di Sinjai. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sapi liar kembali banyak berkeliaran di dalam Kota Bulukumba, di Kecamatan Ujung Bulu.

Kehadiran sapi liar menjelang Hari Raya Idul Adha atau Idul Kurban tersebut, meresahkan warga.

Sapi tersebut bukan hanya membahayakan pengguna jalan di malam hari, tapi juga masuk ke pemukiman warga.

Parahnya, sapi tersebut bahkan memakan tanaman warga, seperti bunga-bunga.

Salah satu warga, Irwan, Selasa (21/7/2020), menjelaskan, dirinya hampir mengalami kecelakaan lalu lintas gegara sapi saat melintas di Jalan Samratulangi, Bulukumba.

"Bahaya memang, ini toh kayak sengaja dilepas pemiliknya kalau malam. Karena kalau siang-siang, tidak ada semuaki. Saya pernah sedikit tabrak sapi ini," kata Irwan.

Begitupun disampaikan oleh Jamal. Ia meminta dinas terkait untuk segera menangkap sapi-sapi liar tersebut.

Karena pemandangan tersebut di dalam kota Bulukumba, sudah berlangsung hingga puluhan tahun.

Bahkan, 2018 silam, sebuah mini bus di Jalan Lanto Dg Pasewang pernah tabrakan dengan sapi.

Bagian depan mini bus berwarna hitam itu ringsek, dan sapi tersebut mati di tempat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bulukumba, Andi Baso Bintang, yang dimintai keterangannya terkait banyak sapi berkeliaran di tengah kota, hingga berita ini dikirim, belum memberikan respon. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved