Breaking News:

Berita Terpopuler

HEBOH 1 Kampung, Fakta-fakta Warga Mamasa Hamili Anak Tiri Lebih Mengejutkan Ternyata Direstui Istri

HEBOH 1 Kampung, Fakta-fakta Warga Mamasa, Sulbar, Poligami Hamili Anak Tiri Lebih Mengejutkan Ternyata Direstui Istri

Polres Mamasa
Ibu korban (kanan) saat dimintai keterangan di Mapolres Mamasa Minggu (19/7/2020) 

TRIBUNMAMASA.COM, SUMARORONG - Warga Desa Salu Bulo di Mamasa, Sulawesi Barat heboh.

Pasalnya, seorang warga menghamili anak tirinya.

Lebih mengejutkan lagi, ternyata perbuatan bejat ini atas sepengetahuan istri atau mama kandung sang anak.

Kasus ini sementara diusut polisi karena warga desa terlanjur marah.

TERBONGKAR! Ternyata Ini Artis Ditaksir Atta Halilintar Sebelum Aurel Hermansyah, Judika Jadi Kaget!

Vaksin Corona dari China Diuji Coba di Indonesia Bulan Depan, Punya Oxford Picu Antibodi 28 Hari

VIDEO: Terciduk Tak Pakai Masker, Oknum Pejabat Adu Mulut dengan Petugas di Batas Kota Makassar

SP, warga Desa Salu Balo, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat tega menghamili anak tirinya sebut saja Bunga (samaran).

Bunga yang baru beranjak 16 tahun harus rela menanggung aib, setelah ia melahirkan seorang bayi hasil hubungan badan dengan ayah tirinya.

Dirangkum tribun-timur.com, berikut fakta-fakta kisah heboh ini:

1. Terungkap Gara-gara Anak Kedua

Aib keluarga SP baru terungkap setelah Bunga sang anak tiri melahirkan bayi keduanya lima hari lalu.

Padahal diketahui sang anak tiri tidak punya suami.

Karena warga penasaran, akhirnya terungkap perbuatan bejad SP kepada anak sambungnya. 

Warga pun heboh dan melaporkan kasus ini ke aparat terkait.

2. Ternyata Direstui Ibu Kandung

Restu sang ibu kandung AR (inisial), istri dari SP, menjadi alasan pelaku tega menghamili Bunga.

SP mencabuli anak tirinya, lantaran ada kesepakatan dari ibu dan Bunga untuk berpoligami.

Sebelum akhirnya sang ayah tiri memutuskan menghamili Bunga, Bunga dikabarkan sudah memiliki seorang anak berusia 14 bulan hasil hubungan gelap dari pria lain.

Namun, ibu kandungnya dan ayah tirinya tidak memiliki keturunan sejak 10 tahun menikah, sehingga ia sepakat untuk memadu Bunga.

Permintaan itu tak ditolak Bunga sebagai korban, hingga ia rela dimadu dengan ibu kandungnya.

3. Penjelasan Polisi

KBO Satreskrim Polres Mamasa, Ipda Drones Ma'dika menceritakan, sesuai keterangan pelaku dan sejumlah saksi, pada pertengahan tahun 2019, ketiganya sepakat untuk melakukan poligami.

"Pengakuan pelaku, istrinya pertama kali menyarankan agar suaminya menikahi anak tirinya jika ingin memiliki keturunan," ungkap Drones saat dikonfirmasi di Mapolres Mamasa, Senin (20/7/2020) siang.

Beranjak dari situ, ketiganya kata Drones, baik ibu kandung, ayah tiri dan korban duduk bersama membicarakan hal itu.

"Berawal dari situ mereka sepakat dan anaknya juga tidak menolak," terang Drones.

Setelah ada kesepakatan, ketiganya melakukan konsultasi kepada ayah dari pelaku SP.

Sesuai keterangan dari pelaku, poligami itu diperbolehkan dengan ketentuan pelaku harus memberikan warisan kepada istrinya sebagai syarat.

"Syaratnya itu, pelaku memberikan kerbau atau sawah kepada istrinya. Jadi syaratnya dipenuhi pelaku dengan memberikan sepetak sawah," bebernya.

Beranjak dari situ lanjut Drones, karena ketiganya tinggal di satu rumah, maka SP kerap tidur bersama istri dan anak tirinya secara bergantian.

Bahkan kata Drones, diakui istri pelaku semenjak suaminya berpoligami, ia tidak pernah mengusik anaknya tidur dengan suaminya.

Diceritakan Drones lebih jauh, kasus ini terungkap setelah paman korban inisil DE melapor ke Polsek Sumarorong.

Menurutnya, kejadian ini terungkap setelah seorang warga mendatangi kepala dusun di desa itu, bahwa korban tersebut telah melahirkan seorang anak.

Setelah mendapat laporan itu, kepala dusun langsung melakukan koordinasi kepada kepala desa dan paman korban.

Setelah berkoordinasi, mereka sepakat melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

"Pihak Polsek berkoordinasi dengan Reskrim, dan kamipun langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk mencari alat bukti.

4. UU Perlindungan Anak

Alhasil, pelaku maupun istri pelaku berhasil diamankan pihak Polsek Sumarorong. Dan saat ini menjalani pemeriksaan di Polres Mamasa.

Meski telah memiliki anak lain namun korban dianggap anak di bawah umur, maka pihak kepolisian menjerat pelaku dengan undang-undang perlindungan anak.

Terhadap kasus ini, Drones mengaku pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi.(tribun-timur.com)

TERBONGKAR! Ternyata Ini Artis Ditaksir Atta Halilintar Sebelum Aurel Hermansyah, Judika Jadi Kaget!

Vaksin Corona dari China Diuji Coba di Indonesia Bulan Depan, Punya Oxford Picu Antibodi 28 Hari

VIDEO: Terciduk Tak Pakai Masker, Oknum Pejabat Adu Mulut dengan Petugas di Batas Kota Makassar

Laporan Wartawan Tribunmamasa.com, @sammy_rexta

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved