Breaking News:

Banjir Bandang Luwu Utara

Yayasan Hadji Kalla Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Masamba Luwu Utara

Yayasan Hadji Kalla bekerja sama dengan Brimobda Sulsel dan PMI, menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara.

Yayasan Hadji Kalla
Yayasan Hadji Kalla bekerja sama dengan Brimobda Sulsel dan tim Palang Merah Indonesia, menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, (20072020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Yayasan Hadji Kalla bekerja sama dengan Brimobda Sulsel dan tim Palang Merah Indonesia, menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, (20/07/2020).

Tim Yayasan Hadji Kalla tiba di Wilayah Radda dengan menggunakan tiga unit mobil yang memuat bantuan logistik pada pukul 12.30 Wita.

Tim langsung menuju Posko Bencana di Dinas Sosial. Penyerahan bantuan secara simbolis diterima oleh Kepala Dinas Sosial Luwu Utara, Besse A. Pabeangi.

Setelah melakukan penyerahan dan penandatanganan berita acara, tim Yayasan Hadji Kalla didampingi tim dari Dinas Sosial melakukan pembagian secara langsung kepada warga di Desa terdampak, yakni di Desa Meli. Distribusi dibantu oleh Kepala Desa Meli.

Bantuan yang diserahkan selain logistik adalah berupa baju untuk orang dewasa, baju anak-anak dan terpal darurat.

Menurut Kades Meli, terpal dan tikar memang sangat dibutuhkan oleh warga untuk membuat tempat tinggal sementara atau membuat tenda pengungsian.

Dampak dari banjir bandang di desa ini, mengakibatkan 74 rumah rusak berat, 268 rumah rusak ringan, 22 unit rumah terseret arus, satu sekolah Paud rusak parah dan memutus tiga jembatan gantung penghubung antar desa.

Di Desa Meli sendiri terdapat tiga lokasi pengungsian.

Setelah penyaluran bantuan di Desa Meli, Tim Yayasan Hadji Kalla langsung menuju Kelurahan Masamba untuk bergabung dengan Tim Brimob untuk kegiatan pembersihan sumur warga, mesjid dan fasilitas umum.

Direncanakan, bantuan akan kembali disalurkan pada hari berikutnya menggunakan mobil Brimob dan membawa bantuan Yayasan Hadji Kalla sebanyak 2.000 lembar sarung, 20 lembar terpal dan tikar plastik sebanyak 50 lembar.

Sebelumnya diketahui bahwa Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani telah melakukan komunikasi dengan pihak Yayasan Hadji Kalla untuk segera mengirimkan bantuan, dari beberapa item yang diminta, Ketua Umum Yayasan Hadji Kalla, Fatimah Kalla akan mengirimkan tandon penampungan air bersih untuk pengungsi dan genset untuk digunakan warga di tempat-tempat pengungsian.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved