Breaking News:

PHRI Sulsel

Ketua PHRI Sulsel: Belum Ada Bantuan Stimulus Pemkot Makassar

Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan hingga saat ini belum ada bantuan stimulus dari pemerintah kota Makassar.

TRIBUN-TIMUR.COM
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Anggiat Sinaga. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan hingga saat ini belum ada bantuan stimulus dari pemerintah kota Makassar.

"Belum ada yang nyata," ujar CEO Phinisi Hospitality Indonesia ini, Senin (20/7/2020).

Era penjabat wali kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyetujui adanya keringanan pajak untuk para pelaku usaha di dunia industri.
Hal itu untuk menjawab surat dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel yang meminta keringanan pajak dan tarif dari Pemerintah Kota Makassar.

Keringanan ini bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen dari nilai transaksi pelanggan.

Era Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf sudah ada tanda stimulus itu akan turun tapi hingga diganti belum ada yang disetujui.

Asosiasi pengusaha juga masih menunggu langkah nyata dari Pj wali kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

Apalagi, laporan PHRI, hingga kuartal ke III 2020, belum ada perkembangan yang membuat hati pengusaha lega.

"Terbukti dari 46 hotel pernah berhenti beroperasi, masih ada 26 memilih tutup karena melihat hunian masih antara 3-6 persen," katanya. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved