Breaking News:

Tribun Takalar

Fakta Baru Kasus Penemuan Bayi di Takalar, Tidak Dibuang oleh Ibunya

Bayi perempuan tersebut ternyata bukan ditemukan di sebuah sawah, seperti kesaksian dua remaja penemu bayi tersebut, Nur Aisah (18) dan Hasnia (18).

Ist
Kapolsek Galut Aris Sumarsono menemui warga yang menemukan bayi hidup di tepi sawah, Dusun Saggebongga Desa Aeng Towa Kecamatan Galut Kabupaten Takalar. 

TRIBUN-TAKALAR.COM, TAKALAR -- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Takalar, menemukan fakta baru dalam kasus penemuan bayi perempuan di Kabupaten Takalar.

Bayi perempuan tersebut ternyata bukan ditemukan di sebuah sawah, seperti kesaksian dua remaja penemu bayi tersebut, Nur Aisah (18) dan Hasnia (18).

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Takalar, Aipda Suanto mengatakan, bayi tersebut tidak dibuang oleh ibunya, S (18) warga Dusun Tamanroya Desa Aeng Batu-batu, Kecamatan Galut.

Aipda Suanto mengatakan, dua remaja penemu bayi tersebut menyampaikan keterangan tidak benar kepada polisi.

Dua perempuan tersebut ternyata dititip bayi itu oleh S (18) yang merupakan teman mereka sendiri.

"Keterangan sebelumnya keliru, karena temannya takut. S tidak membuang bayinya, tapi diberikan kepada temannya," kata Aipda Suanto kepada Tribun, Senin (20/7/2020).

Kemudian, dua remaja itu pulang ke rumahnya dan membuat cerita bahwa mereka menemukan bayi di sebuah sawah.

Tetangga pun berdatangan. Hal itu kemudian dilaporkan kepada aparat setempat, Polsek Galesong Utara.

"Dia sampaikan ke pak dusun, seakan-akan dia temukan bayi di tengah sawah," tambah Aipda Suanto.

Aipda Suanto melanjutkan, Nur Aisah dan Hasnia dititip bayi dari S (18) ketika selesai melahirkan, Rabu (15/7/2020) lalu.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved