Breaking News:

Banjir Bandang di Luwu Utara

Kopri PMII Palopo Hibur Anak Korban Banjir dengan Belajar Menggambar dan Baca Buku

Itu dilakukan untuk trauma healing. Anak-anak diberikan buku gambar dan mewarnainya. Ada juga yang diberikan buku bacaan.

TRIBUN-TIMUR.COM/HAMDAN
Korps PMII Putri (Kopri) Kota Palopo hibur anak-anak korban bencana banjir di Luwu Utara di Posko Desa Meli, Minggu (19/7/2020) sore 

TRIBUNTIMUR.COM, LUTRA- Korps PMII Putri (Kopri) Kota Palopo, menghibur anak-anak korban bencana banjir di Luwu Utara di Posko Desa Meli, Minggu (19/7/2020) sore.

Itu dilakukan untuk trauma healing. Anak-anak diberikan buku gambar dan mewarnainya. Ada juga yang diberikan buku bacaan.

Setiap anak yang ikut diberi hadiah berupa balon dan alat tulis.

Ketua Komisariat PMII Universitas Andi Djemma, Dea Ananda mengatakan, trauma healing dilakukan untuk menghilangkan trauma agar tidak berdampak saat besar nanti.

“Trauma Healing penting untuk pasca bencana, karena jika tidak disembuhkan maka bisa berdampak saat besar nanti, bisa stress dan lainnya”, jelasnya

Trauma Healing merupakan proses penyembuhan Pasca trauma yang dilakukan agar seseorang dapat terus melanjutkan hidupnya tanpa bayang-bayang kejadian tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Banjir bandang menghantam beberapa kecamatan di Luwu Utara, Senin (13/7/2020) malam.

Ribuan rumah rusak, hanyut dan bahkan tertimbun tanah, serta banyaknya korban jiwa serta luka-luka dan hilang.

Beberapa lokasi yang terkena dampak yakni, Kecamatan Masamba, Baebunta, Baebunta Selatan, Sabbang, Malangke, dan Malangke Barat.

Sedangkan Di Balebo Kecamatan Masamba dan Desa Radda, Kecamatan Baebunta, merupakan yang terparah, dan pertama kali terjadi di Luwu Utara.

Sudah 35 orang ditemukan meninggal akibat bencana ini.

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdansoeharto_

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved