Breaking News:

Bos IMB Group Desak Pemerintah Ringankan Beban Pengusaha dengan Cara Ini Agar Ekonomi Membaik

Idris mengimbau pemerintah segera membantu para pengusaha agar roda perekonomian tetap berjalan dengan baik

abd azis/tribun-timur.com
Komisaris Utama IMB Group, Andi Idris Manggabarani 

Bos IMB Group Desak Pemerintah Ringankan Beban Pengusaha dengan Cara Ini Agar Ekonomi Membaik

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Komisaris Utama IMB Group, Andi Idris Manggabarani mengatakan hingga saat ini belum ada stimulus pemerintah ke sektor usaha yang berada di bawah naungan IMB.

Meski begitu, perusahaan di bawah IMB Group tetap beroperasi di tengah keterbatasan, Idris tak ingin terjadi pemberhentian pegawai.

“Itu adalah idealisme kita, meskipun belum ada dukungan kebijakan dari pemerintah, suku bunga belum terbantu, perizinan dan sebagainya (biaya) masih tinggi," kata pengusaha properti ini.

Idris mengimbau pemerintah segera membantu para pengusaha agar roda perekonomian tetap berjalan dengan baik.

Ia menuturkan, jika mau, sebenarnya banyak pengusaha bisa menutup perusahannya sementara hingga pandemi berakhir.

Tetapi konsekuensinya tentu harus memberhentikan pegawai.

“Tapi, bagi pengusaha, masih banyak mempunyai tanggung jawab moril dan memang tetap mau menjalankan usahanya. Tapi mereka harus didukung pemerintah, “ tambahnya.

Bantuan dari pemerintah, kata Idris bisa dalam bentuk relaksasi, agar perbankan segera membuka keran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), menurunkan suku bunga, pajak dikurangi, kemudian seluruh perizinan dipermudah.

“Kami tak ngemis tentang yang lain. Inikan pengusaha pejuang, kalau bukan maka kami sudah berhenti dulu nanti normal baru dibuka," sambungnya.

Jika pemerintah tak segera mmebantu pengusaha, Idris khawatir jumlah pengangguran akan melonjak.

Tentunya hal ini tak diinginkan mengingat dampak negatifnya sangat besar.

Selain pemerintah pusat, pria yang gemar olahraga tenis ini juga menyoroti Pemerintah kota (Pemkot) Makassar. Ia bilang sejauh ini belum ada bantuan insentif dari Pemkot.

"Pemkot belum ada, badan pertanahan belum ada supporting, mungkin saja di bulan Agustus, saya belum tahu, semoga seperti itu. Pemerintah pasti memikirkan bantuan ke pengusaha," katanya.

Ia pun mengajak pemerintah untuk tidak hanya memikirkan penanganan Covid-19, namun bagaimana menyelematkan roda perekonomian dalam negeri agar tidak semakin terpuruk. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ilham Mulyawan Indra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved