Breaking News:

Pelakor

Suami & Wanita Pelakor di Bantaeng Ini Ditahan, Lalu Istri Sah Divonis Bersalah dan Bakal Dipenjara

Polemik suami istri diganggu pihak ketiga atau pelakor terjadi di Bantaeng. Suami dan pelakor ditahan, istri sah kemudian divonis dipenjara, loh....

Penulis: Achmad Nasution
Editor: Arif Fuddin Usman
Tribunnews
Ilustrasi wanita merebut suami orang. Polemik suami istri diganggu pihak ketiga atau pelakor terjadi di Bantaeng. Suami dan pelakor ditahan, istri sah kemudian divonis dipenjara, loh.... 

TRIBUN-TIMUR.COM, BANTAENG - Suami dan Wanita Pelakor di Bantaeng akhirnya ditahan, sedangkan istri sah sudah divonis bersalah dan bakal dipenjara.

Polemik suami istri yang kemudian hadir pihak ketiga hingga disebut sebagai perebut suami orang terjadi di Bantaeng.

Bocah Ini Iseng di Lift, Jumawa dan Kencingi Tombol Panel, Tak Tahunya Listrik Korslet dan Terjebak

4 Warga Asing Terhambat Dideportasi Gegara Covid-19, Tinggal di Rudenim Makassar, Begini Ceritanya?

Masih ingat dengan kehebohan media sosial dengan tersebarnya video pelabrakan istri sah terhadap wanita yang diduga perebut laki orang (pelakor) di Kabupaten Bantaeng awal 2019 lalu?

Setelah lama bergulir, pelakor yang diketahui bernama Reskiyani Syam ini ternyata masuk bui di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Bantaeng, Selasa (14/7/2020).

Reskiyani diketahui seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng.

Ilustrasi wanita pelakor
Ilustrasi wanita pelakor (Instagram/ Kolase Tribun Timur)

Dia ditahan bersama dengan Sudirman, suami dari istri pertama, Rosmiati.

"Sudirman dan Reski kami titipkan sementara di Rutan Polres Bantaeng," kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bantaeng, Budi Setyawan kepada TribunBantaeng.com, Rabu (16/7/2020).

Keduanya ditahan oleh penuntut umum selama 20 hari.

Bulan Sabit Merah Indonesia Sulsel Galang Bantuan dan Kirim Relawan ke Masamba, Luwu Utara

Pentingnya Tim Medis, Kasus Kiper Persela hingga Dokter PSM Pernah Selamatkan Nyawa Hilton Moreira

Penahanan dilakukan karena dikhawatirkan akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

"Ditahan 20 hari oleh penuntut umum," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved