Banjir Bandang Luwu Utara
PMI Mulai Lakukan Trauma Healing Anak Korban Banjir Luwu Utar
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palopo hibur anak-anak korban bencana banjir di Luwu Utara, Jumat (17/7/2020).
Penulis: Hamdan Soeharto | Editor: Suryana Anas
TRIBUNTIMUR.COM, LUTRA- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palopo hibur anak-anak korban bencana banjir di Luwu Utara, Jumat (17/7/2020).
Itu dilakukan untuk Trauma Healing. Pengungsian anak-anak korban bencana banjir ini di mesjid, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba.
Salah satu personil PMI Palopo, Arfandi mengatakan, Trauma Healing dilakukan untuk menghilangkan trauma agar tidak berdampak saat besar nanti.
“Trauma Healing penting untuk pasca bencana, karena jika tidak di sembuhkan maka bisa berdampak saat besar nanti, bisa stress dan lainnya”, jelasnya
Trauma Healing merupakan proses penyembuhan Pasca trauma yang dilakukan agar seseorang dapat terus melanjutkan hidupnya tanpa bayang-bayang kejadian tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Banjir bandang menghantam beberapa kecamatan di Luwu Utara, Senin (13/7/2020) malam.
Ribuan rumah rusak, hanyut dan bahkan tertimbun tanah, serta banyaknya korban jiwa serta luka-luka dan hilang.
Beberapa lokasi yang terkena dampak yakni, Kecamatan Masamba, Baebunta, Baebunta Selatan, Sabbang, Malangke, dan Malangke Barat.
Sedangkan Di Balebo Kecamatan Masamba dan Desa Radda, Kecamatan Baebunta, merupakan yang terparah, dan pertama kali terjadi di Luwu Utara.
Sudah 32 orang ditemukan meninggal akibat bencana ini.
Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdansoeharto_
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/palang-merah-indonesia-pmi-kota-palopo-hibur-anak-anak-korban-bencana-banjir-di-luwu-utara.jpg)