Tribun Pinrang

Terkait Kasus Pencabulan Anak Tiri di Suppa, Kopri PMII Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Sejumlah elemen mengecam tindakan bejat yang dilakukan oleh pelaku. Tak terkecuali Korps Putri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Kopri)

Terkait Kasus Pencabulan Anak Tiri di Suppa, Kopri PMII Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya
Ist
Kopri Pinrang Fitri

TRIBUNPINRANG.COM, SUPPA - Kasus pencabulan yang dilakukan Sappe (39) ke anak tirinya SF (12) masih terus menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Pinrang.

Sejumlah elemen mengecam tindakan bejat yang dilakukan oleh pelaku. Tak terkecuali Korps Putri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Kopri) Cabang Pinrang.

"Kalau mengenai kasus tersebut, kami tentu merasa geram dan mengecam keras tindakan pelaku," kata Ketua Kopri PMII Pinrang, Fitri saat dikonfirmasi TribunPinrang.com, Rabu (15/7/2020).

Menurutnya, kejadian tersebut sudah tidak bisa lagi ditoleransi.

Apalagi korbannya adalah anak di bawah umur, yang notabene akan menimbulkan dampak negatif yang luar biasa bagi dirinya.

"Dampak negatifnya jelas bukan hanya soal fisik. Tapi juga mencakup psikis korban, bahkan juga dampak sosial," ucap Fitri.

Atas dasar itu, pihaknya sangat berharap kepada pihak yang berwajib agar pelaku diberikan hukuman dan efek jerah yang setimpal.

Tentunya, agar kejadian miris serupa tidak terulang lagi. Khususnya di Kabupaten Pinrang.

"Kami akan kawal kasus ini, agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal," tegas Fitri.

Sebelummya diberitakan, Kasatreskrim Polres Pinrang AKP Dharma Nagara mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menetapkan Sappe sebagai tersangka dengan pelanggaran Pasal 81 Ayat 3 junto Pasal 76 B Undang-undang 35 Tahun 2014, tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Halaman
12
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved