Breaking News:

Tribun Polman

Berulangkali di Demo Mahasiswa, Plt Direktur RSUD Polman Akhirnya Mundur

Mahasiswa desak dr Emy dicopot dari jabatannya karena diduga bertanggungjawab atas meninggalnya bayi salah satu pasien Covid-19

Ist
Surat pengunduran diri Plt Direktur RSUD Polman dr Emy. Ia mundur setelah didemo beberapa hari pasca bayi pasien Covid-19 meninggal 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -- Plt Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali Mandar (Polman), dr Emy Purnama akhirnya mundur dari jabatannya setelah beberapa hari mendapat desakan dari Mahasiswa.

Mahasiswa desak dr Emy dicopot dari jabatannya karena diduga bertanggungjawab atas meninggalnya bayi salah satu pasien Covid-19, karena ada kelalaian dalam pelayanan medis.

Pengunduran diri dokter umum tersebut dituangkan dalam surat penyataan pengunduran diri tanggal 11 Juli 2020 ditujukan kepada Bupati Polman.

"Melalui surat ini, saya bermaksud untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Plt Direktur RSUD Polewali,” tulis Emy dalam surat tersebut.

Ia berkilah, ingin fokus pada jabatan definitif sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Polman.

"Demikian surat ini saya sampaikan dan terima kasih kepada bapak Bupati yang memberikan kesempatan selama ini,"demikian dr Emy.

Sebelumnya, mahasiswa telah berkali-kali melakukan aksi unjuk rasa. Mereka mengkritisi pelayanan pihak RSUD yang terkesan tidak profesional dalam menangani pasien.

Pemkab Polman pun mempertegas pengunduran diri direktur dengan bersurat ke aliansi mahasiswa, Senin (13/7/2020) kemarin.

Surat tersebut berisi tiga poin: Plt Direktur RSUD mengundurkan diri secara sukarela, dokter diberi sanksi tidak melakukan penangan medis dalam jangka waktu yang ditentukan, dan ruang operasi khusus covid rumah sakit akan dibenahi.

Pernyataan Pemkab Polman itu mendapat respon positif dari pihak aliansi mahasiswa.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved