Breaking News:

Tribun Makassar

Hari Kelima Rapid Test Gratis Pemprov Sulsel, 2.039 Orang Diperiksa dan 44 Dinyatakan Reaktif

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan 8 reaktif, 7 di Kantor PKK dan 1 di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel.

Ist
Nurdin Abdullah memantau pelaksanaan rapid test gratis 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Update data Rapid Test Gratis Pemprov Sulsel dan TP PKK Sulsel pada hari ke lima pelaksanaan rapid test gratis, Jumat, 10 Juli 2020.

Sebanyak 307 peserta hadir, 153 orang di Kantor PKK dan 154 di Kantor Dinkes Sulsel.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan 8 reaktif, 7 di Kantor PKK dan 1 di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel.

Secara keseluruhan sejak dilakukan pada Senin, 6 Juli lalu telah diikuti oleh 2.039 peserta, dan total hasil pemeriksaan dinyatakan reaktif 44 .

Pemprov sendiri menyiapkan kuota 500 pemeriksaan setiap harinya. Peserta terlebih dahulu dipersilahkan untuk mendaftar online.

Program ini hadir sebagai upaya Pemprov untuk melakukan testing masif untuk menemukan warga yang terpapar.

Ini juga hadir sebagai solusi masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan terkait Covid-19, dan membutuhkan bukti surat keterangan bebas Covid-19 untuk digunakan untuk keperluan keluar Kota Makassar atau daerah lain di Indonesia.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan,tidak semua warga bisa melakukan test mandiri berbayar, sehingga Pemerintah Sulsel hadir dengan layanan test cepat gratis.

"Pokoknya masyarakat ada pilihan, silahkan datang kalau mau gratis datang ke Jalan Masjid Raya ke Gedung PKK dan ke Dinas Kesehatan Sulsel, sekarang ada juga di Bandara, makanya kita buka itu," kata Nurdin Abdullah, Kamis, 9 Juli 2020 lalu.

Lanjutnya, bagi yang reaktif itu juga langsung diberikan edukasi di situ, disampaikan bagaimana bahayanya virus ini, memutus mata rantainya dan menghindari penularan ke orang lain.

Termasuk pilihan apakah akan melakukan isolasi madiri atau ikut program karantina yang diberikan Tim Gugus Covid-19 Sulsel melalui Program Duta Covid-19.

Sedangkan untuk dinyatakan Positif Covid-19, maka harus dilakukan pemeriksaan lanjutan Swab PCR terlebih dahulu.

"Kedua bapak atau ibu harus isolasi. Dan isolasinya mandiri atau ikut Duta Covid-19, itu tawarannya. Tetapi bagi yang mau tetap isolasi rumah, kita harus tinjau rumahnya. Tim Gugus lihat kondisinya, jika tidak memungkinkan anda harus masuk ke Duta Covid-19. Hingga kemarin rabu, 32 yang reaktif dari seribu lebih peserta," tuturnya.

Dihari pertama dengan jumlah peserta 391 dengan jumlah 15 reaktif; hari kedua 337 peserta, 8 reaktif; hari ketiga 363 peserta, reaktif 9 dan pada hari keempat 334 peserta, reaktif 4.(*)

Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved