Masika ICMI Sulsel
170 Peserta Ikuti Sekolah Pemilu Masika ICMI Sulsel, Ini Kata Prof Jimly Asshiddiqie
Masika ICMI Sulawesi Selatanmenyelenggarakan sekolah pemilu secara daring, Kamis (9/7/2020).
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Masika ICMI Sulawesi Selatanmenyelenggarakan sekolah pemilu secara daring, Kamis (9/7/2020).
Sebanyak 170 peserta yang dinyatakan bersyarat ikut dalam sekolah pemilu ini, yang pesertanya dari berbagai macam provinsi.
Ketua Masila ICMI, Prof Jimly Assidiqie mengapresiasi kegiatan sekolah pemilu yang dihelat oleh Masuk ICMI Orwil Sulsel.
"Kegiatan seperti ini sangat baik, ini dalam upaya meningkatkan partisipasi anak muda untuk mencapai pemilu berkualitas, serta memperluas jaringan demokrasi dalam upaya mendukung pemilu ditengah pandemi," ujar Jimly, dalam sambutannya via daring.
Hadir juga komisioner Bawaslu RI Muhammad Afifuddin, ucapan yang sama ia ungkapkan.
Ia erasa bangga bisa kerjasama dengan berbagaia pihak dalam menyelenggarakan pemilu.
"Tentu ini hal yang sangat luar biasa, kenapa semakin banyak pihak yang mendukung KPU Bawaslu dalam menyukseskan Pemilu," katanya.
Sementara, Ketua Masika ICMI Sulsel Ardianysah Pawinru mengatakan sekolah pemilu ini sangat penting.
Alasannya, ditengah pandemi ini, sebagian besar masyarakat memilih rebahan akibat wabah virus Corona.
"Olehnya itu, dibandingkan mereka rebahan, lebih baik ditengah darurat covid ini sebaiknya kita manfaatkan dengan kegiatan positif, salah satunya dengan belajar aturan aturan tentang kepemiluan," katanya.
Ia mengatakan saat ini, Kota Makasar sedang melaksanakan tahapan pemilihan Wali Kota Makassar tahun 2020, dan sejumlah daerah di Sulsel.
"Momentum ini tentu sangat tepat, sekolah pemilu untuk pemilu berkualitas," kata Ardiansyah yang juga akademisi Unhas ini.
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/masika-icmi-sulawesi-selatan-menyelenggarakan-sekolah-pemilu-secara-daring-kamis-972020.jpg)