Breaking News:

Tribun Parepare

Vonis Pelaku Persetubuhan Anak di Parepare hanya Lima Bulan, AMP Desak JPU Ajukan Banding

Mereka menuntut vonis pelaku persetubuhan terhadap anak yang dianggap terlalu ringan.

Ist
Aksi demo AMP di Kejari dan Pengadilan Negeri, menuntut vonis pelaku persetubuhan terhadap anak yang dianggap terlalu ringan, Rabu (8/7/2020) 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Aliansi Masyarakat Parepare (AMP), melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejari dan Pengadilan Negeri.

Mereka menuntut vonis pelaku persetubuhan anak yang dianggap terlalu ringan.

Demonstran menilai tuntutan terhadap pelaku terlalu ringan yakni tujuh bulan penjara, sementara saat vonis lebih ringan yaitu lima bulan penjara.

Jendral Lapangan, Wiwik Darwis mengatakan, pihaknya meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar segera mengajukan banding.

Apalagi permintaan banding itu merupakan permintaan orangtua korban.

"Kami heran JPU malah tak ingin mengajukan banding, ada apa? ujar Wiwik Darwis, Rabu (8/7/2020).

Selain itu, Wiwik membeberkan sejumlah kejanggalan saat proses persidangan. Diantaranya ibu korban hanya dipanggil satu kali dari lima proses persidangan.

"Ini jadi tanda tanya besar. Kenapa ibu korban hanya dipanggil sekali dalam persidangan? Padahal persidangan dilakukan selama lima kali. Intinya kami ingin banding," tegas dia.

Disela-sela aksi itu, ibu korban yang berinisial R(14) juga tampak berorasi. Ia mendesak agar JPU mengajukan banding ke pelaku kasus asusila itu.

"Saya mau minta banding. Kenapa JPU tidak mau banding? Saya menuntu keadilan atas anak saya," kata dia.

Sementara JPU, Syahrul membeberkan aturan yang menjadi alasannya menuntut korban selama tujuh bulan.

Yakni UU sistem peradilan pidana anak nomor 11 tahun 2012 pasal 3 B.

"Anak berhak tidak ditangkap, tidak ditahan, kalaupun dipenjara adalah upaya terakhir sesingkat-singkatnya. Itu undang-undang bukan jaksa yang bilang," kata dia dihadapan demonstran.

Aksi itu sempat diwarnai insiden saling dorong antara demonstran dan Polisi.

Laporan wartawan Tribunparepare.com, Darullah, @uull_darullah.

Penulis: Darullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved