Breaking News:

Update Corona Pangkep

Terkait Penggratisan Rapid Test di Pangkep, dr Annas Ahmad: Alat Masih Terbatas

Juru Bicara Penganan Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad mengatakan, saat ini pihaknya masih mengkaji untuk menggratiskan layanan rapid test.

TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan memberlakukan perwali sehingga warga yang ingin masuk Kota Makassar wajib memiliki surat bebas Covid-19.

Hal ini karena Makassar telah menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Sulsel.

Pemprov Sulsel pun menghadirkan program rapid test secara gratis di Kota Makassar.

Program ini guna membantu masyarakat yang hendak bepergian, khususnya mereka yang melakukan perjalanan antar kota/kabupaten dan antar provinsi.

Sementara itu di kabupaten Pangkep sendiri, Juru Bicara Penganan Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad mengatakan, saat ini pihaknya masih mengkaji untuk menggratiskan layanan rapid test.

"Kami masih mengkaji dan tentu kami akan memilah-milah dulu mana yang menjadi skala prioritas," ujarnya, Rabu (8/7/2020).

Sebabnya, alat rapid test masih diprioritaskan untuk screening pasien yang dirawat di rumah sakit maupun puskesmas.

"Kami masih memprioritaskan penggunaan rapid test untuk keperluan screening pasien yang dirawat," jelasnya.

"Demikian juga halnya untuk screening kontak pasien yang terkonfirmasi positif," lanjutnya.

Namun, ia menjelaskan jika memungkinkan, hal ini dapat dilakukan.

"Yah itu tadi, kami masih kaji dulu karena banyak hal yang harus dipersiapkan, terutama alat rapid testnya yang masih mahal dan terbatas," tuturnya.(*)

Laporan Wartawan Tribunmaros.com, AM Ikhsan

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved