Breaking News:

Tribun Makassar

VIDEO: Aliansi Front Perjuangan Rakyat Sulsel Unjuk Rasa Tolak RUU Omnibus Law

Aliansi Front Perjuangan Rakyat Sulsel menggelar aksi unjuk rasa, Senin (6/7/20) sore menolak RUU Omnibus Law

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aliansi Front Perjuangan Rakyat Sulsel menggelar aksi unjuk rasa, Senin (6/7/20) sore.

Aksi unjuk rasa itu berlangsung di depan kantor DPRD Sulsel Jl Urip Sumiharjo, Makassar.

Aliansi Front Perjuangan Rakyat (FPR) Sulsel tergabung dari beberapa lembaga kemahasiswaan yakni FMN Makassar, BEM FIS UNM, BEM FBS UNM BEM FE UNM HMJ Kepelatihan FIK UNM HIMA Sejarah UNM FIS UNM dan BEM FT UNM.

Dalam aksinya puluhan demonstran tersebut menolak RUU Omnibus Law.

Massa aksi tampak membentangkan spanduk yang bertuliskan Tolak Omnibus Law.

Humas Aliansi front perjuangan rakyat sulsel Heri mengatakan aksi ini guna menolak Undang-Undang Ombnibus Law.

"Kami menolak RUU Omnibus Law karena tidak pro terhadap rakya karena Ombnibus Law hanya menguntungkan bagi investor," ujarnya.

Menurutnya, Omnibus law bertujuan hanya untuk mengundang investor ,berpotensi mempermudah perampasan tanah tidak ada perlindungan bagi pencari kerja, hilangnya jaminan atas pekerjaan dan legalisasi upah murah dan hilangnya hak dasar buruh perempuan.

FPR Sulsel menilai bagi kelas buruh, Omnibus law hanya akan membuat posisi buruh semakin rentan dalam mendapatkan perlindungan atas kepastian kerja.

" Jadi kita turun aksi untuk menutuntut membatalkan pembahasan omnibus Law," kata Heri.

Laporan wartawan tribun-timur.com Sayyid Zulfadli

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved