Ilegal Fishing

Ilegal Fishing Ancam Keberadaan Terumbu Karang di Perairan Bua Luwu

Menurut mereka, kerusakan terumbu karang mengancam habitat ikan dan hewan lainnya yang hidup di bawah laut.

TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Kepala Dinas Perikanan Luwu, Andi Fatahillah. 

TRIBUNLUWU.COM, BUA - Aktivitas illegal fishing atau penangkapan ikan secara ilegal mengancam keberlangsungan terumbu karang di Perairan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Keberadaan terumbu karang di Perairan Bua yang masuk dalam kawasan Teluk Bone terancam punah.

Karena terumbu karang di wilayah tersebut mulai rusak.

Diduga akibat aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.

Sejumlah nelayan sudah lama mengeluhkan kondisi ini.

Menurut mereka, kerusakan terumbu karang mengancam habitat ikan dan hewan lainnya yang hidup di bawah laut.

Guna mengantisipasi punahnya terumbu karang, nelayan mendorong dua hal untuk dilakukan pihak terkait.

Pertama meminta patroli rutin guna mengawasi aktivitas illegal fishing di Teluk Bone.

Kedua melakukan peremajaan terumbu karang melalui transplantasi.

"Transplantasi terumbu karang wajib diikuti seluruh nelayan," kata Adi.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved