Breaking News:

Tribun Bone

Usaha Dekorasi Pernikahan Mati Suri Selama Corona, Pelaku Usaha Jual Mobil dan Emas Lunasi Kredit

Hal itu membuat usaha dekorasi pernikahan mati suri selama pandemi karena tak beroperasi.

Usaha Dekorasi Pernikahan Mati Suri Selama Corona, Pelaku Usaha Jual Mobil dan Emas Lunasi Kredit
Ist
Suasana dekorasi pernikahan

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Pemerintah melarang masyarakat membuat acara yang menimbulkan keramaian termasuk pesta pernikahan.

Hal itu membuat usaha dekorasi pernikahan mati suri selama pandemi karena tak beroperasi.

Salah satunya, usaha dekorasi pernikahan milik Sujasmin di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sujasmin mengaku selama pandemi virus corona, ia tak memiliki penghasilan. Ia pun terpaksa menjual harta bendanya untuk menutupi biaya kredit.

"Sudah empat bulan saya tidak memiliki penghasilan. Sementara ada biaya kredit harus saya bayar. Terpaksa saya jual emas dan mobil," ucapnya kepada tribunbone.com, Minggu (5/7/2020).

Tak hanya itu, 15 karyawannya harus ia rumahkan. Sebab hingga kini belum ada kejelasan kapan larangan berkumpul akan dicabut.

"Karyawan harus saya rumahkan. Mereka ada yang beralih menjadi tukang bangunan dan petani di Kota Palopo," ujarnya.

Padahal sebelum adanya virus corona, pendapatannya mencapai Rp 70 juta per bulan.

"Dulu pendapatan Rp 70 juta per bulan. Sekarang tidak ada sama sekali," kata Sujasmin.

Ia menyampaikan hingga sekarang dirinya tak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Hanya karyawannya yang diberikan bantuan.

Sujasmin meminta perhatian pemerintah agar mendapatkan bantuan untuk menjalankan kembali usahanya jika kondisi telah kembali normal.

"Semoga ada bantuan dan pandemi corona segera berakhir. Agar perekonomian dan sektor usaha bisa berjalan normal kembali," harapnya.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved