NASIB Polisi yang Menolak Laporan Anak Ingin Penjarakan Ibunya, Ditentukan di HUT ke-74 Bhayangkara
Penghargaan diberikan saat HUT ke-74 Bhayangkara berupa piagam oleh Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal.
TRIBUN-TIMUR.COM - Aksi Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono sempat menjadi sorotan setelah menolak laporan anak yang ingin penjarakan ibunya.
Kini Priyo mendapatkan penghargaan karena menolak laporan gara-gara masalah sepeda motor tersebut.
Penghargaan diberikan saat HUT ke-74 Bhayangkara berupa piagam oleh Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal.
Iqbal menyampaikan bahwa hukum bukan hanya persoalan tertulis di buku, melainkan juga mengedepankan hati nurani.
• UPDATE Corona Indonesia: Rekor Harian Tertinggi Covid-19, Sulsel 165 Kasus hingga Jatim Dominasi
• Amien Rais Kasihan Sekaligus Tertawa Lihat Jokowi Marahi Menteri: Sedang Bermain Sandiwara Politik
"AKP Priyo sudah menunjukkan itu, karena penegakan hukum prinsip yang diusung adalah asas manfaat dan berkeadilan, bukan hanya tekstual, bukan hanya law in the book," kata Iqbal (2/7/2020).
Iqbal menyampaikan bahwa posisi dari AKP Priyo yakni ingin membantu mediasi kasus tersebut untuk meluruskan pandangan anak yang akan melaporkan ibunya ke polisi.
"Malah sebenarnya AKP Priyo hakikatnya menolong, membantu pelapor itu agar dia tidak bertambah dosanya. Menolong meluruskan pemikiran dia (pelapor)," kata Iqbal.
Dia menegaskan, jika anak tersebut ingin melaporkan kembali Ibunya ke Polda, pihaknya dengan tegas akan kembali menolak.
Sebelumnya viral video Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono saat menolak laporan seorang anak asal Desa Ranggegate, Lombok Tengah berinisial M (40) ingin memenjarakan ibu kandungnya, Kalsum (60) terkait kepemilikan sepeda motor, Sabtu (27/6/2020) .
• UPDATE Corona Indonesia: Rekor Harian Tertinggi Covid-19, Sulsel 165 Kasus hingga Jatim Dominasi
• Amien Rais Kasihan Sekaligus Tertawa Lihat Jokowi Marahi Menteri: Sedang Bermain Sandiwara Politik
Aksi viral tersebut beredar dalam unggahan video YouTube dan FB berdurasi 14 menit.
Dalam video tersebut nampak M berjaket abu-abu duduk bersama Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, bersama anggota polisi lainnya, hendak mengadukan ibunya atas tuduhan penggelapan motor Mengetahui laporan tersebut, Priyo bukannya menerima, tetapi justru menolaknya.
Priyo minta agar kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. (tribuntimur.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasat Reskrim yang Tolak Laporan Anak Hendak Penjarakan Ibunya Dapat Penghargaan",