Breaking News:

Tribun Luwu

Anggota DPRD Luwu Desak Bupati Bentuk Dinas PSDA dan Dinas Kebersihan

Pemkab Luwu, Sulawesi Selatan didesak membentuk Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Dinas Kebersihan.

TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK MAWARDI
Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Luwu, Wahyu Napeng 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, Sulawesi Selatan didesak membentuk Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Dinas Kebersihan.

Desakan ini berasal dari Wakil Ketua II DPRD Luwu Zulkifli dan anggota DPRD Luwu Wahyu Napeng.

Wahyu memaparkan pentingnya membentuk Dinas PSDA yang dihapus sejak tahun 2016.

Menurut dia, 71 persen penduduk Luwu bekerja dan mengandalkan pendapatan dari sektor pertanian.

Luwu, sebut dia punya lahan persawahan 39.052 hektare.

Menjadi sumber kehidupan sekaligus sebagai potensi pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Luwu ini memiliki 39.052 hektare lahan persawahan. 7.378 hektare sawah tadah hujan dan 31.674 hektare adalah lahan persawahan yang mengandalkan pengairan irigasi teknis," ujar Wahyu, Kamis (2/7/2020).

"Namun sistem pengairan tidak optimal karena tidak ada dinas yang secara khusus mengurusi pengelolaan sumber daya air," tambah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Wahyu mengatakan, petani penggarap dan pemilik sawah sangat bertumpuh pada pengelolaan air melalui irigasi primer, tersier, dan sekunder.

"Seharusnya Dinas PSDA tetap ada, karena bidang pertanian sangat erat kaitannya dengan ketersediaan air dan pola pengelolaannya," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved