Breaking News:

Jokowi Marah

Amien Rais Kasihan Sekaligus Tertawa Lihat Jokowi Marahi Menteri: Sedang Bermain Sandiwara Politik

"Saya terbit kasihan, terbit ketawa juga, kemudian seperti menepuk air didulang, terpercik muka sendiri juga," ujar Amien Rais, seperti dikutip Tribun

Editor: Ansar
Channel YouTube Refly Harun/Sekretariat Presiden
Kolase Foto Amien Rais (kiri) dan Jokowi. 

Karena kata dia, jika Jokowi kembali salah memilih, maka nasibnya akan sama seperti Presiden kedua RI Soeharto saat di akhir kekuasaannya.

"Kalau mau reshuffle ya reshuffle, tapi jangan pilih yang begitu lagi. Dan harus cepat. Kalau tidak, ya sudah begini apa adanya. Tapi saya ingatkan ya pada Pak Jokowi itu, ya. Lihatlah nasib Pak Harto dulu," ucap Amien Rais.

Sejak semula kabinet itu dipilih, Amien Rais melihat hampir sepertiga menteri itu, tak punya sifat kerakyatan.

Dia mencontohkan, ketika seorang CEO ojek online. tiba-tiba dipilih untuk mengurusi kementerian besar, Kementerian pendidikan nasional.

Kemudian juga ketika sosok pembeli saham klub sepak bola Inter Milan, dan klub-klub bola basket dalam dan luar negeri, tiba-tiba jadi mengurusi BUMN.

 UPDATE Corona Indonesia: Rekor Harian Tertinggi Covid-19, Sulsel 165 Kasus hingga Jatim Dominasi

 ANEH Karyawan ini Bakar Mobil Bukan Milik Bos, Warung Makan hingga Toko Sepatu, Tak Terima Kena PHK

Amien Rais juga menyoroti sosok yang merasa dirinya menjadi superminister atau super menteru, merasa tahu semuanya.

"Ada lagi yang merasa menjadi superminister, merasa tahu semuanya, memborong, dan lain-lain. Ini tidak sehat, begitu," jelas Amien Rais.

Dia berharap, jika benar akan melakukan perombakan kabinet, maka Jokowi jangan mengukang kesalahan yang sama.

Jika itu kembali terjadi, maka Jokowi akan bisa bernasib seperti Soeharto di akhir kekuasaanya.

"Pak Harto itu 32 tahun berkuasa. Semua menterinya hanya mengiya-iyakan, memuji-muji, tidak ada menteri yang tidak memuji. Sehingga terbuai."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved