VIRAL, Anak Tega Laporkan Ibu Kandung ke Polisi Gara-gara Sepeda Motor

Meski ditolak, Kalsum tetap mengaku sedih. Ia tidak menyangka anak kandungnya sendiri tega melakukan hal itu.

youtube
Proses mediasi antara seorang anak yang melaporkan ibu kandungnya ke polisi. Pemicunya sepele, sang anak tidak terima sepeda motor yang dibeli oleh ibu digunakan oleh paman, dan sepupunya yang lain. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kalsum (60), warga Desa Ranggegate, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pembicaraan publik.

Namanya diperbincangkan lantaran anaknya berinisial M (40), tega ingin memenjarakannya. Persoalannya terbilang sepele. Sepeda motornya dipakai oleh saudaranya sendiri dan membuat sang anak tidak terima.

Laporan M telah didaftarkan di kantor polisi. Namun belakangan, laporan tersebut ditolak mentah-mentah.

Meski ditolak, Kalsum tetap mengaku sedih. Ia tidak menyangka anak kandungnya sendiri tega melakukan hal itu.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Kalsum menceritakan awal mula kejadian itu.

Awalnya, Kalsum dan anaknya berselisih gara-gara warisan dari ayah berupa tanah yang telah dijual senilai Rp 200 juta.

Sebagian uang itu digunakan oleh M untuk membeli sepeda motor untuk ibunya. Meski demikian dokumen kendaraan dipegang oleh M.

Belakangan, sepeda motor tersebut digunakan bersama oleh ibu dan saudaranya yang lain. Mengetahui hal itu, M keberatan.

Akhirnya anak itu meminta agar motornya dikembalikan karena tidak rela kalau motornya dipakai oleh paman, keponakan dan sepupunya.

Priyo melanjutkan, sang ibu tidak mau mengembalikan motor lantaran dibeli atas penjualan tanah warisan suaminya.

Halaman
123
Editor: Muh. Irham
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved