Penerimaan Siswa Baru 2020

Sanksi Tegas Menanti Sekolah Negeri di Makassar Jika Nekat Terima Pindahan dari Swasta

Sebanyak 9.602 calon peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Makassar dipastikan tak akan tertampung di sekolah negeri.

TRIBUN-TIMUR.COM/ALFIAN
Plt Kepala Disdik Makassar, Amalia Malik Hambali 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Sebanyak 9.602 calon peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Makassar dipastikan tak akan tertampung di sekolah negeri.

Dinas Pendidikan Makassar pun mulai mencarikan solusi agar 9062 calon peserta didik ini bisa tetap melanjutkan pendidikannya.

Salah satunya yakni dengan membangun komunikasi dengan sekolah swasta yang ada di Makassar.

Sebelumnya masalah ini terjadi lantaran masih kurangnya sarana gedung sekolah tingkat SMP.

Plt Kepala Disdik Makassar, Amalia Malik Hambali, menerangkan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan seluruh Kepala SMP swasta di Makassar.

"Kami sudah melakukan pertemuan pertama kali dengan seluruh kepala sekolah swasta kami sudah menyampaikan bahwa daya tampung kita ada 9602 anak kita yang tidak tertampung di sekolah negeri untuk SMP, sehingga kami sudah mencoba untuk melakukan kesepakatan tapi akan dilanjutkan lagi setelah PPDB dengan kepala sekolah swasta," ucapnya saat menjadi narasumber Bincang Kota Virtual Tribun Timur dengan tema "Masuk Sekolah Rumt?," Senin (29/6/2020).

Hanya saja dalam pertemuan perdana tersebut sejumlah kepala sekolah swasta mengkhawatirkan adanya permainan perpindahan peserta didik baru dari swasta ke negeri setelah proses belajar mengajar dimulai.

Permainan seperti itu kerap terjadi sehingga pihak sekolah swasta merasa dirugikan.

"Ada beberapa yang mereka takutkan, permainan-permainan seperti kemarin ada yang mendaftar hanya simbolis saja dia mendaftar, dititip saja disitu kemudian setelah itu masuklah lagi ke negeri dengan status pindahan," sambungnya.

Namun Disdik Makassar memastikan hal tersebut tidak akan terjadi.

Halaman
123
Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved