Tribun Sinjai

Menderita Sakit 30 Tahun, Keluarga Sanggup Hidupi Rahmi dan Tak Butuh Bantuan Dermawan

Rahmi adalah menderita sakit sejak tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 1990 lalu hingga sekarang.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Keluarga Rahmi, bernama Upe memberikan keterangan kepada TribunSinjai.com, Selasa (30/6/2020) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Kerabat Rahmi (40), warga Lingkungan Cappagalung, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menyampaikan sanggup menghidupi keluarganya yang tengah sakit itu.

Rahmi menderita sakit sejak tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 1990 lalu hingga sekarang.

Salah seorang keluarganya yang bernama Upe menemui TribunSinjai.com menyampaikan bahwa pihaknya sanggup membiayai Rahmi.

" Jadi kami mewakili keluarga Rahmi menyampaikan bahwa kami tidak membutuhkan bantuan dari dermawan. Keluarga masih sanggup membiayainya," kata Upe, Selasa (30/6/2020).

Sebelumnya Upe bersama Munir menyampaikan kondisi Rahmi yang sudah lama mengalami sakit, dan butuh bantuan kebutuhan pokok baik dari pemerintah maupun pihak dermawan, karena kondisinya sedang sakit.

" Setelah tadi kami bicara bersama keluarga dan ternyata tidak mengharapkan bantuan karena kami masih mampu," kata Upe.

Pada Minggu (28/6/2020) lalu, Rahmi mengungkap bahwa dirinya menderita sakit sejak tammat dari SMA tahun 1990 lalu.

Menurutnya, saat itu tiba-tiba mengalami sakit kepala lalu menggigil demam hingga saat ini tidak sembuh meski sudah berobat ke rumah sakit di Makassar. 

Kadinsos Sinjai; Pak Lurah Siap untuk Membantu

Terpisah Kepala Dinas Sosial Sinjai Muh Irvan membantah jika Rahmi hanya hidup dari orang lain.

Ia menyampaikan keterangan tersebut setelah stafnya bersama Lurah Sangiaseri Andi Akmal dan pendamping PKH mendatangi rumah Rahmi, siang tadi.

" Sesuai hasil kunjungan ke lapangan tadi pagi staf Dinsos bersama Lurah Sangiaseri dan pendamping PKH, telah meninjau langsung. Ternyata Rahmi apa yg diberitakan di media bahwa hidupnya tergantung orang lain, itu tidak sesuai dengan apa yang di lapangan, hanya Rahmi tidak masuk dalam KK, dan Pak Lurah sudah siap untuk membantu menyelesaikan," kata Irvan. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved