Tribun Sinjai

Komisi III DPRD Bakal Panggil Pemkab Sinjai Terkait Badan Jalan Longsor

Anggota Komisi III DPRD Sinjai, Andi Jusman mengatakan bahwa terkait dampak cuaca ekstrem di Desa Puncak dan Desa Songing telah dilihat langsung.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
Komisi III DPRD Bakal Panggil Pemkab Sinjai Terkait Badan Jalan Longsor
Ist
Anggota Komisi III DPRD Sinjai Andi Jusman melihat langsung pondasi jembatan di Desa Songing, Kecamatan Sinjai Selatan yang terkikis air banjir.

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Komisi III DPRD Sinjai, Sulawesi Selatan berencana memanggil pihak Pemkab Sinjai, Sulawesi Selatan terkait badan jalan longsor dan dasar jembatan terkikis air.

Anggota Komisi III DPRD Sinjai, Andi Jusman mengatakan bahwa terkait dampak cuaca ekstrem di Desa Puncak dan Desa Songing telah dilihat langsung.

" Persoalan jembatan dan longsor saya sudah melakukan kunjungan lapangan, mewakili teman-teman di Komisi III, dan kita akan undang dinas terkait dan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat," kata Andi Jusman, Selasa (30/6/2020).

Dan mereka berharap pemerintah untuk segera merealisasikan apa yg menjadi aspirasi masyarakat.

Terpisah warga di Desa Puncak mengungkapkan bahwa intensitas hujan deras yang melanda Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan terus berdampak pada infrastruktur.

Beberapa infrastruktur yang ditemukan rusak di Kecamatan Sinjai Selatan akibat cuaca ekstrem itu.

Seperti yang ditemui TribunSinjai.com di Desa Puncak, dan Desa Songing, Kecamatan Sinjai Selatang.

Di Desa Puncak terdapat jalan tanah longsor. Tanah longsor tersebut mengikis badan jalan poros antar desa.

"Ada beberapa titik yang rusak akibat cuaca ekstrem di Desa Puncak, ada tanah longsor hingga dampak banjir sungai," kata Tokoh Masyarakat Amiruddin Mappinessa, Selasa (30/6/2020).

Titik tanah longsor itu jika tidak segera dibenahi dikhawatirkan jalan poros Desa Puncak ke beberapa desa lainnya termasuk ke ibukota kecamatan terputus.

Diketahui tanah di Desa Puncak gembur dan minim batu-batuan. Sehingga saat hujan lebat tiba tanah mudah longsor.

Selain di Desa Puncak juga di Desa Songing terdapat jembatan yang bagian pondasi jembatan terbawa arus banjir.

" Bagian pondasi bawah jembatan terkikis air banjir, masalah ini juga sudah kami laporkan ke anggota DPRD Sinjai," kata Andi Maddolangeng.

Ia berharap agar masalah itu, bisa dijembatangi ke Pemerintah Kabupaten di Sinjai untuk segera membenahinya dan tidak bertambah kerusakannya.

Terkait dengan itu, Kepala Dadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman mebenarkan cuaca ekstrem yang mengakibatkan longsor pada beberapa ruas jalan, abrasi dan kejadian lainnya.

" Itu sudah ada yang dilaporkan oleh pemerintah desa, yang kemudian ditindaklanjuti dengan mengkoordinasikannya pada instansi terkait untuk penanganannya," jelas Budiaman.

Ia juga berharap kepada masyarakat di Sinjai untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang melanda Sinjai saat ini. (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved