Tribun Mamuju

Ditolak Warga, Bupati Mamuju Tak Tahu Soal Rencana Penambangan Zirkon Dekat Rujab

Padahal rencana penambangan mineral bukan logam berada disekitar Rumah Jabatannya di Anjoro Pitu, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Sulbar.

TRIBUN-TIMUR.COM/MAMUJU
Bupati Mamuju H Habsi Wahid saat ditemui di ruangan kerjanya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengaku tidak tahu menahu soal adanya rencana penambangan mineral bukan logam atau batu zirkon.

Padahal rencana penambangan mineral bukan logam berada disekitar Rumah Jabatannya di Anjoro Pitu, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Sulbar.

Rencana penambangan zirkon akan dilakukan oleh PT Suryamica itu sudah mulai mendapat penolakan warga. 

Tak hanya di Anjoro Pitu, rencana pertambangan zirkon juga mencakup wilayah Desa Botteng, Kecamatan Simboro.

Berdasarkan data yang diperoleh Tribun-Timur, luas lokasi rencana kegiatan pertambangan secara keseluruhan seluas 4.107 hektar.

"Laporannya belum saya terima terkait adanya rencana penambangan di atas (Anjoro Pitu). Yang jelas selama saya jadi bupati laporannya belum pernah masuk ke saya,"kata Habsi kepada Tribun-Timur.com ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (30/6/2020).

Habsi mengelak bahwa Pemkab Mamuju telah melakukan mediasi bersama pihak ESDM Provinsi Sulawesi Barat dan masyarakat, yang daerahnya masuk dalam kawasan rencana eksplorasi zirkon.

"Pemkab siapa , saya sendiri heran baru kutahu juga ini. Kalau ijin kan memang dari atas (Provinsi). Namun seingat saya selama jadi bupati, yang saya tanda tangan hanya penambangan batu gajah dan pasir,"ujarnya.

Namun kata dia, jika betul adanya tambang yang akan masuk di sekitar Rumah Jabatannya tentu akan melakukan antisipasi terhadap masyarakat yang terkena dampak.

"Kalau memang izinya sudah ada di provinsi paling tidak kita kerja sama provinsi untuk mensosialisasikan dengan masyarakat. Soal penolakan dari masyarakat, itu hak mereka, kita berikan edukasi saja dan pemahaman, tetapi kita liat dulu izinya,"tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved