Breaking News:

Tribun Toraja

17 Kasus Kekerasan Seksual di Tator Hingga Juni, Ada Ayah dan Anak Tiri

Hal itu berdasarkan data kasus persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim

TRIBUN-TIMUR.COM/TOMMY
Kanit PPA Sat Reskrim Polres Tana Toraja, Bripka Ismail Kadang 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE--Perempuan di bawah umur masih rentan kekerasan seksual di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Hal itu berdasarkan data kasus persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tana Toraja.

Sejak Januari hingga Juni 2020, tercatat ada 17 kasus yang ditangani.

Rinciannya, untuk kasus yang sudah P21 ada sembilan, yakni setubuh delapan dan cabul satu kasus.

Sementara yang masih dalam proses sidik terdapat empat kasus. Tiga setubuh dan satu cabul.

Kanit PPA Polres Toraja, Bripka Ismail Kadang menjelaskan, dari jumlah kasus tersebut dua diantaranya sangat memprihatinkan.

Pasalnya pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga.

"Yang satu Ayah dan anak tirinya, lalu ada sesama saudara namun beda bapak," ujar Bripka Ismail, Selasa (30/6/2020) sore.

Ia juga mengatakan, korban yang jadi kekerasan seksual masih berusia belasan tahun.

"Ada yang masih SMP kelas dua, ada juga berusia 17 tahun, itu korban semua," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Tommy Paseru
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved