Update Corona Bone

12 Sembuh, 10 Masih Menjalani Perawatan, Kasus Covid-19 di Bone Masih Stabil

Dalam kurun waktu 3 hari masih ada warga Bone, Sulawesi Selatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Juru Bicara Tim Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bone, Yusuf saat ditemui di ruangannya, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Juru Bicara Tim Percepatan dan Pencegahan Covid-19 (PPC-19) Kabupaten Bone, Yusuf mengatakan penambahan kasus positif Covid-19 di Bone masih stabil.

Sebab, dalam kurun waktu 3 hari masih ada warga Bone, Sulawesi Selatan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kasus terakhir terjadi pada 27 Juni.

"Penambahan kasus positif Covid-19 grafiknya masih stabil. Dalam 3 hari, terdapat kasus positif Covid-19, masih," katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa, (30/6/2020).

Yusuf menyampaikan, hingga sekarang warga Bone positif Covid-19 berjumlah 22 orang.

12 orang telah dinyatakan sembuh. Sementara 10 orang masih menjalani perawatan dan isolasi.

Satu orang dirawat dan diisolasi di Kota Parepare. Sementara 9 orang lainnya mengikuti program wisata Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulsel di Makassar.

Warga Bone yang terjangkit Covid-19 umumnya berada di luar daerah Bone, hanya beberapa kasus yang terjadi di Bone.

Meski begitu, menurut Yusuf, pelacakan kontak kasus positif Covid-19 menjadi hal penting.

Pasalnya tidak dapat dipungkiri, bisa saja orang positif Covid-19 tersebut pernah ke Bone.

Makanya, kata dia, komunikasi Tim Satgas Provinsi Sulsel dan Tim Satgas Kabupaten menjadi penting untuk segera melacak kontak jika terjadi kasus positif Covid-19 warga Bone.

"Informasi terbaru dan cepat memudahkan untuk melacak kontak. Agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas," ujarnya.

Ia mengaku dalam penanganan Covid-19 di Bone, jika mendapat informasi warga Bone positif Covid-19 atau hasil rapid test reaktif, pihaknya, segera melacak kontak dan menganjurkan menjalani isolasi mandiri.

"Di Bone jika ada kontak, pasien yang diswab bahkan hasil rapid test reaktif, kami minta untuk isolasi," ujarnya.

Yusuf pun mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan, karena sampai sekarang vaksin dan obat Covid-19 belum ditemukan.

"Kami minta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Mulai menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari tempat keramaian," imbaunya.(*)

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved