Tribun Makassar

Kapolri Cabut Maklumat Larangan Berkumpul, PHRI Sulsel Sebut Kabar Baik Bagi Industri Pariwisata

Maklumat tersebut tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang dikeluarkan 19 Maret 2020

Ist
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua PHRI Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga menyambut baik keputusan keputusan Kapolri Jenderal Idham Azis, yang mencabut maklumat nomor MAK/2/III/2020.

Maklumat tersebut tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang dikeluarkan 19 Maret 2020 lalu.

Menurutnya, hal ini menjadi kabar baik untuk industri pariwisata secara khususnya hotel.

"Ini menjadi kabar baik, karena kegiatan sosial sudah bisa digelar dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan covid-19," katanya pada Tribun Timur, Senin (29/6/2020).

Baginya, industri ini bergerak lagi dan masyarakat pun tetap bisa melaksanakan kegiatannya.

Dengan begitu, ia menekankan bahwa hal ini dapat mengakomodir semua kebutuhan masyarakat.

"Saya pastikan semua hotel sudah siap dengan protokol kesehatan sesuai yang diharapkan," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis telah mencabut maklumat nomor MAK/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang dikeluarkan 19 Maret 2020 lalu.

Maklumat yang memuat larangan mengadakan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan massa, seperti pesta pernikahan di tengah pandemi virus corona.

Menuru Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Minggu (28/6/2020) menuturkan maklumat dicabut dengan alasan mendukung kebijakan pemerintah terkait tatanan kehidupan normal baru atau New Normal.

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved