Tribun Mamuju

Anaknya Ribut di Masjid, Warga Mamuju Ini Dapat Bogem Mentah dari Jemaah

Rahmat mendapat bogem mentah dari pelaku inisial LK gara-gara anak korban bermain di ruangan masjid.

Ist
Korban memperlihatkan bukti laporan polisi kepada wartawan di Mapolresta Mamuju 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Seorang warga Mamuju, Sulawesi Barat, Rahmat jadi korban penganiayaan oleh seorang jamaah masjid.

Rahmat mendapat bogem mentah dari pelaku inisial LK gara-gara anak korban bermain di ruangan masjid.

Akibatnya, korban mengalami luka goresan dibagian pipi sebelah kiri dan nyeri dibagian kepala.

Atas kejadian ini, pelaku resmi dilaporkan ke Polresta Mamuju dengan nomor laporan Polisi : / B / 208 / VI / 2020 / SPKT / Resta Mamuju / Sulbar, tertanggal 26 Juni 2020 tentang dugaan tindak pidana penganiayaan.

Korban, Rahmat menceritakan kejadian itu saat usai salat. Dua orang anaknya yang ikut ke masjid ribut dan membuat jemaah lain terusik.

Namun ia mengaku masih sempat menenangkan anaknya agar tidak terganggu jemaah dalam mesjid.

"Tapi pas selesai salat yang dikagetkan dengan kelakuan pelaku yang tiba – tiba marah dan memukul saya," ujarnya.

Ia menilai, apa dilakukan oleh pelaku sangat merugikan dirinya karena disaksikan langsung oleh anaknya.

"Jadi ini hanya persoalan sepele, kok pelaku tiba–tiba memukul saya. Makanya saya kaget hanya anak – anak ribut di mesjidkan biasa itu," ujarnya.

Apalagi kedua anaknya yang dibawa ke masjid hanya untuk melaksanakan salat secara berjemaah.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved