Tribun Sinjai

Warga dari Zona Merah Corona di Sinjai Tidak Diperbolehkan Keluar Rumah

Juru Bicara Covid-19 Sinjai, Irwan Suaib mengatakan, pemerintah di kabupaten terus menggenjot penerapan protokol kesehatan.

TRIBUN TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sinjai, Irwan Suaib memberi keterangan pers di Gedung Pertemuan Jl Persatuan Raya Sinjai. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan terus menggerakkan aparat pemerintah desa turun mensosialisasikan protokol kesehatan.

Juru Bicara Covid-19 Sinjai, Irwan Suaib mengatakan, pemerintah di kabupaten terus menggenjot penerapan protokol kesehatan.

"Pemkab Sinjai bersama Tim Gugus Covid masing-masing ambil peran hingga aparat tingkat desa dan kelurahan, untuk terus bersosialisasi terapkan protokol kesehatan setiap kehidupan sehari," kata Irwan Suaib, Minggu (28/6/2020).

Selain itu, tim relawan dan aparat melakukan pengawasan kepada warga yang berasal dari daerah yang zona merah di Sinjai dan dari luar Sinjai.

Bagi warga yang dari zona merah covid, maka tidak diperbolehkan banyak mendatangi tempat umum dan melakukan isolasi mandiri.

Dijelaskan juga bahwa penyebaran covid di Sinjai saat ini sudah masuk klaster transmisi lokal.

Sebelumnya klaster pertama covid dari santri Temboro Jawa Timur, klaster 14 dan klaster Makassar.

Hingga saat ini sudah ada 54 orang positif warga Sinjai yang terkena corona.

23 orang sudah dinyatakan sembuh dan 31 orang masih dalam perawatan.

Dari jumlah itu, ada sembilan tenaga kesehatan dan satu orang dokter.

Terkait jumlah itu, pihak Pemkab Sinjai belum memutuskan untuk melakukan Pembatasan Berskala Besar (PSBB).

Alasannya, karena yang terkena covid masih atau Orang Dalam Pengawasan (ODP) terus di tracking, jelas Irwan Suaib. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved