Pupuk Langka

Petani di Bulukumba Mengeluh Kekurangan Pupuk

Petani di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluh kekurangan pupuk.

TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Petani di Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, Bulukumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Petani di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluh kekurangan pupuk.

Kondisi tersebut telah dialami petani sejak beberapa pekan terakhir.

Sementara disisi lain, pupuk sudah dibutuhkan oleh warga, karena tanaman padi mereka sudah waktunya dipupuk.

Keluhan itu salah satunya disampaikan oleh Djabir, petani asal Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu (28/6/2020).

"Susah sekali kita dapat pupuk sekarang, tidak tahu bagaimana. Padahal sekarang sudah di butuhkan, maumi dipakai," katanya.

Seharusnya, kata dia, pemerintah memperhatikan ketersediaan pupuk untuk petani, terlebih di masa pandemi saat ini.

Dimana ketersediaan pangan masyarakat harus terpenuhi, dan jika hasil produksi padi menurun tentunya bakal memberikan dampak.

Sementara Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, telah memerintahkan Dinas Pertanin untuk mengawasi pendistribusian pupuk bersubsidi.

“Saya sudah perintahkan Dinas Pertanian untuk segera menindaklanjuti keluhan petani di sejumlah kecamatan,” kata bupati dua periode itu.

Sukri meminta Dinas Pertanian untuk tidak tinggal diam. Bahkan Sukri meminta aparat penegak hukum menyelidiki dan bertindak tegas terkait kelangkaan pupuk ini.

Kepala Dinas Pertanian Bulukumba Emil Yusri, yang coba dikonfirmasi belum memberikan respon.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulukumba telah menyelidiki kelangkaan pupuk ini.

Bahkan 12 pengecer di beberapa kecamatan telah dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved