Masika ICMI Sulsel Akan Gelar Sekolah Pemilu Mulai Juli Hingga September, Ini Tujuannya

Uniknya, kelas Pemilu ini akan diadakan tidak tatap muka, melainkan secara virtual, guna mencegah penularan wabah covid.

TRIBUN-TIMUR.COM/SALDY
Masika ICMI Sulsel bahas sekolah pemilu di Kantor KPU Sulsel, Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (28/6/2020). 

Masika ICMI Sulsel Akan Gelar Sekolah Pemilu Mulai Juli Hingga September, Ini Tujuannya

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Mendorong penguatan literasi elektoral di kalangan pemuda dan mahasiswa, Majelis Sinergi Kalam (Masika) ICMI Orwil Sulawesi Selatan mengadakan Sekolah Pemilu selama 3 bulan, mulai Juli - September.

Uniknya, kelas Pemilu ini akan diadakan tidak tatap muka, melainkan secara virtual, guna mencegah penularan wabah covid.

Untuk mematangkan Sekolah Pemilu ini, Masika menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Masika ICMI Sulsel, Ardiansyah Pawinru menyebutkan sekolah pemilu diadakan untuk ruang edukasi agar masyarakat mengenal lebih dalam tentang pesta demokrasi.

"Pentingnya menyalurkan hak suara saat Pilkada," katanya.

Hingga berita ini diturunkan sudah 150 pendaftar.

Syarat ikut yakni pria dan wanita usia 17 sampai 30 tahun. Bisa mengakses web resmi Masika ICMI di http://bit.ly/Sekolahpemilumasika.

Terpisah, Komisioner KPU Sulsel Misnah M Attas, mengapresiasi kehadiran sekolah Pemilu. Hal ini membantu lembaga pemerintah dalam hal edukasi berdemokrasi. "Jadi hal ini tentu juga berimplikasi terhadap praktek tata kelola pemilu," katanya.

Senada diungkapkan Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad. Dia bilang Sekolah Pemilu merupakan literasi demokrasi yang harus terus dilakukan. “Tanpa menunggu momentum pemilu, “ pungkasnya. (*)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ilham Mulyawan Indra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved