Kasus Narkoba

Kantongi Ganja, Dua Warga Toraja Utara Diciduk BNNK Tana Toraja

Dua tersangka narkotika ditangkap tim Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja.

TRIBUN-TIMUR.COM/RISNAWATI
Konferensi Pers sekaligus perayaan malam peringatan Hari Anti Narkotika Internasioanal (HANI) di kantor BNNK Tana Toraja, Jl Tongkonan Ada, Kecamatan Makale, Sabtu (27/6/2020) malam. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Dua tersangka narkotika ditangkap tim Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja.

Penangkapan kedua pelaku diumumkan pada konferensi pers sekaligus perayaan malam peringatan Hari Anti Narkotika Internasioanal (HANI) di kantor BNNK Tana Toraja, Jl Tongkonan Ada, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/6/2020) malam.

Kedua pelaku berinisial SL dan RR yaitu warga Toraja Utara.

Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Natalia Dewi Tonglo mengatakan, penangkapan pengangguran berinisial SL (27) dan RR (38) pada Sabtu (20/6/2020) lalu.

Diketahui keduanya pernah melakukan tindak pidana narkotika jenis ganja di Jl Pongtiku, Kelurahan Karassik, Kecamatan Rantepao.

"SL diamankan pada hari itu juga sore hari di salah satu warung makan di Karassik yang diamankan pula barang bukti," ujarnya.

Barang bukti diamankan tiga saset plastik jenis ganja di bawah meja warung makan, uang Rp 50 ribu, dan satu unit handphone.

Saat dilakukan interogasi di TKP, SL mengakui peroleh ganja dari rekannya berinisial RR dan tidak makan waktu lama tim langsung menangkap RR di jalan saat mengendarai motor.

RR diciduk tim BNNK Tana Toraja di Jalan Poros Makale-Rantepao Dusun Pao, Kelurahan Rindingbatu, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara.

"Saat digeledah di jalan, tim menemukan satu saset plastik jenis ganja, uang Rp 150 ribu dan satu unit handphone," tuturnya.

Kemudian RR mengakui menerima narkotika jenis ganja dari laki-laki berinisial AN, dan saat akan diamankan pelaku berhasil melarikan diri setelah menabrak salah satu tim BNNK Tana Toraja dan kabur dengan mengendarai motor.

Pelaku SL dan RR diancam pasal 114 ayat 1 dan pasal 111 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman penjara maksimal empat tahun.

"Tim akan terus melakukan pencarian terhadap AN yang sudah sebagai DPO BNNK Tana Toraja," jelanya.(*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Penulis: Risnawati M
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved