Imam Masjid Terpapar Corona

Imam Terpapar Covid-19, Masjid di Bajeng Takalar Ditutup

Pasien berjenis laki-laki berumur 54 tahun yang juga merupakan tenaga kesehatan Puskemas Polongbangkeng Selatan.

TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Tenaga kesehatan RSUD H Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar menaiki ambulans menuju hotel tempat isolasi di Kota Makassar, Jumat (19/6/2020) sore lalu. 

 TRIBUN-TAKALAR.COM, TAKALAR - Salah satu masjid di Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar ditutup sementara karena Covid-19, Jumat (26/6/2020).

Penutupan dilakukan karena imam di masjid itu terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (24/6/2020) kemarin.

Pasien berjenis laki-laki berumur 54 tahun yang juga merupakan tenaga kesehatan Puskemas Polongbangkeng Selatan.

Pasien masih sempat memimpin salat berjemaah di masjid sebelum terkonfirmasi positif Covid-19.

Warga setempat tidak ingin mengambil risiko demi memutus mata rantai penyebaran virus yang menyerang paru-paru tersebut.

“Ditutup sementara sebagai pencegahan virus tak menular,” kata ketua kerukunan masjid itu, Haji Faisal Sahing kepada wartawan, Jumat (26/6/2020).

Faisal mengatakan, masyarakat yang memiliki riwayat kontak akan menjalani pemeriksaan rapid test dari kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar.

Menurutnya, masjid akan dibuka kembali setelah hasil pemeriksaan keluar demi memastikan tidak ada jemaah yang terpapar Covid-19.

“Info dari Tim Gugus katanya sebentar akan melakukan penelusuran atau pemeriksaan terhadap warga di sini," katanya.

"Kita buka kembali masjid kalau sudah dinyatakan steril dengan tetap memperhatikan protokoler kesehatan,” tambah Faisal.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved