Penerimaan Raport

Covid-19, Guru di Pedalaman Sinjai Harus Kunjungi Rumah Muridnya untuk Bagikan Raport

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa kepada seluruh guru sekolah dasar sederajat di daerah tersebut.

TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Guru bersama murid di SDN 45 Sinjai Selatan saat sebelum pandemi covid-19 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Pihak Dinas Pendidikan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan melarang para guru untuk membagikan rapor muridnya di sekolah, Jumat (26/6/2020).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa kepada seluruh guru sekolah dasar sederajat di daerah tersebut..

" Pembagian rapor harus diantarkan oleh gurunya ke rumah murid," kata Andi Jefrianto.

Hal itu wajib dilakukan para guru jika lokasi sekolah dan rumah murid tidak bisa diakses dengan jaringan internet seluler.

Sedang bagi sekolah yang terjangkau jaringan internet seluler dapat diumumkan melalui dalam jaringan internet.

Terpisah sejumlah guru SDN 45 Sinjai Selatan terpaksa memulangkan muridnya pagi tadi.

Guru di tempat itu meminta muridnya pulang ke rumah masing-masing setelah mereka mengetahui jika murid belum dibolehkan ke sekolah.

" Kita minta pulang murid yang terlanjur datang. Kita belum dibolehkan memberikan rapor ke murid di sekolah," kata salah seorang guru setempat Maryam.

Rencananya guru di pegunungan Sinjai itu akan mengantarkan rapor muridnya ke rumah masing-masing.

Kebijakan itu terkait karena saat ini Kabupaten Sinjai belum terkendali dari pandemi corona.

Jumlah positif corona di Sinjai hingga saat ini sudah ada 50 orang, 27 pasien masih jalani perawatan di RSUD Sinjai dan Hotel Harper. Dan sisanya sudah sembuh.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved