PSM Makassar

Gelandang Argentina Akui Kehebatan Duet Pluim-Pellu di PSM

Kehebatan keduanya bahkan mendapat pengakuan dari pemain asal Argentina milik Persita Tanggerang, Mateo Bustos.

tribun timur/ocha alim
Kapten PSM Wiljan Pluim saat menjalani latihan di Stadion Mattoanging, Makassar, pada Februari 2020 lalu. Pluim menjadi pemain asing yang tak tergantikan dalam 5 musim terakhir. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Duet Wiljan Pluim dan Rizki Pellu di lini tengah PSM bisa disebut sebagai satu duet pemain asing dan lokal terbaik di pentas sepak bola Indonesia.

Selama beberapa tahun terakhir, keduanya mampu menjadikan lini tengah PSM sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia, bahkan nyaris membawa PSM juara di tahun 2018.

Kehebatan keduanya bahkan mendapat pengakuan dari pemain asal Argentina milik Persita Tanggerang, Mateo Bustos.

Gelandang Persita Tangerang ini mengingat betul gaya bermain Pluim dan Pellu yang sempat ia hadapi di pekan kedua Liga 1 2020.

Pluim dan Pellu terus "menghantui" pikirn Mateo setelah pertandingan yang berakhir imbang itu.

Gelandang 27 tahun ini mengakui cukup banyak belajar dari pengalaman menghadapi keduanya.

Ia mengakui penjagaan yang dilakukan Pellu saat keduanya berhadapan di pertandingan itu, sangat merepotkanya.

"Untuk Rizky Pellu, saya selalu ingat wajahnya. Cara dia melakukan marking (penjagaan ketat) sangat merepotkan saya," ujar pemain bernomor punggung 92, dilansir dari Warta Kota, Kamis, (4/6/2020).

Mateo memuji Rizky Pellu sebagai gelandang yang energik dan taktis, serta tak sungkan berbenturan dengan lawan agar alur jalannya bola terhenti.

Sedangkan untuk Wiljan Pluim, Mateo mengakui belajar untuk penguasaan bola seperti kemampuan Wiljan Pluim.

Menurutnya, sangat sulit merebut bola saat dikuasai pemain asal Belanda itu, bola seperti lengket di kaki Pluim.

"Sulit merebut bola darinya, bola sepertinya lengket dengan kakinya. Bagi saya itu fantastis," tambahnya.

Bukan kali ini saja kemampuan olah bola Pluim mengundang decak kagum lawannya, beberapa pemain hingga pelatih klub Liga satu pernah mengakui kehebatanpemain yang pernah bermain di Liga Belanda itu.

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved