Opini WTP

Enam Kali Pemprov Sulbar Raih Opini WTP

Predikat WTP yang diraih Pemprov Sulbar disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulbar

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Kepala BPK Perwakilan Sulbar, Muh Toha Arafah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Pemprov Sulbar Tahun Anggaran 2019 kepada Gubernhr Sulbar Ali Baal Masdar dalam sidang paripurna istimewa DPRD Sulbar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, kembali raih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019.

Predikat WTP yang diraih Pemprov Sulbar disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulbar dalam rangka penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD 2019 yang berlangsung di Gedung DPRD Sulbar, Jl Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju, Kamis (25/6/2020) sore.

Keberhasilan Pemprov Sulbar dalam mempertahankan predikat opini WTP dari BPK RI merupakan yang keenam kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2015.

Gubernur Sulbar, Ali Baal, bersyukur dan menyampaikan terima kasih, serta penghargaan kepada kepala BPK Perwakilan Sulawesi Barat beserta jajarannya atas keberhasilan daerah memperolah predikat WTP Tahun 2019.

"Alhamdulillah, hari ini kita menerima LHP dari BPK RI dengan hasil meraih predikat opini WTP, ini berkat kerja keras kita semua, tanpa terkecuali,"ucap Ali Baal dalam rapat paripurna istimewa DPRD.

Karena itu, dalam forum terhormat tersebut Ali Baal menyampaikan terima kasih dan apreasisi kepada BPK atas masukan, koreksi dan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan.

Terhadap beberapa kelemahan dan kekurangan yang menjadi temuan, lanjut Ali Baal, adalah merupakan kewajiban pemerintah dalam rangka perbaikan ke depan, dan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sebagai bentuk kesungguhan untuk perbaikan dimaksud, kami telah menyusun rencana aksi yang dalam pelaksanaannya, kami berharap bimbingan dan arahan dari badan pemeriksa keuangan, sehingga tindak lanjut hasil audit dapat selesai tepat waktu,"ujarnya.

Menurutnya, yang dirasakan pemerintah daerah selama ini, BPK tidak sebatas melakukan pemeriksaan. lebih dari itu, memberi pembinaan dan bimbingan, khususnya kepada pengelola keuangan untuk memperbaiki kekurangan dan kelemahan dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Terima kasih dan penghargaan juga saya sampaikan pimpinan dan para anggota DPRD Sulbar, BPKP Perwakilan Sulbar, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian LKPD Peovinsi Sulbar Tahun Anggaran 2019,"ucapnya.

Dia mengatakan, seluruh pencapaian yang menghasilkan opini WTP yang keenam kalinya untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, merupakan buah kolaborasi antara Pemprov Sulbar, DPRD Sulbar, Forkopimda, instansi vertikal dan stakeholder lainnya yang selalu mendukung, memberikan support, bahkan kritik yang konstruktif untuk perbaikan.

"Semoga lebih baik lagi, kita mampu mewujudkan slogan "Millete Diatonganan" dengan zero corruption,"tutur Ali Baal.

Ketua DPRD Sulbar, Hj Sitti Suradah Suhardi, juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilah Pemprov Sulbar, kembali meraih opini WTP Tahun 2019.

"Ini semua tidak terlepas dari kerjasama semua elemen di Sulawesi Barat, utamanya arahan dan bimbingan dari BPK Perwakilan Sulbar, sehingga WTP enam kali berturut-turut, dapat kita raih,"ujar Suraidah.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved