Demo Tuntut Air Bersih

Ancam Masuk Paksa, Bupati Maros Hatta Rahman Diberi Waktu 10 Menit Temui Peserta Aksi

Terjadi aksi menuntut pengadaan air bersih di depan Kantor Bupati Maros, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale.

TRIBUN-TIMUR.COM/AM IKHSAN
Massa mendorong pagar kantor bupati agar mereka bisa masuk menemui langsung Bupati Maros, Hatta Rahman, Kamis (25/6/2020). 

TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Terjadi aksi menuntut pengadaan air bersih di depan Kantor Bupati Maros, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (25/6/2020).

Aksi ini dilakukan oleh beberapa organisasi mahasiswa dan masyarakat Bontoa, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tanah Gersang "Bontoa Krisis Air Bersih".

Massa memberi waktu 10 menit, agar Bupati Hatta Rahman mau menemui mereka.

Namun hingga saat ini Bupati Maros Hatta Rahman belum terlihat akan menemui massa.

Diberitakan sebelumnya, unjuk rasa dilakukan karena masyarakat Bontoa kesal sudah berpuluh-puluh tahun tidak mendapat perhatian terkait kelangkaan air bersih.

Massa menuntut untuk bertemu dengan Bupati Maros Hatta Rahman dan mengancam akan masuk paksa ke kantor Bupati.

Petugas Satpol PP dan pihak Kepolisian sempat bersitegang dengan massa karena massa mendorong pagar untuk memaksa masuk ke dalam kantor bupati.(*)

Laporan Wartawan Tribunmaros.com, M Ikhsan

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved