Anak Gugat Ibu

3 Anak Gugat Ibu Kandung di PN Belopa Luwu, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Karel yang dihubungi menjelaskan, gugatan kepada ibu kandung dari tiga anaknya bukan bermaksud mempermalukan

ist
Agustina Sattu (77) warga Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Tiga anak menggugat ibu kandungnya ke Pengadilan Negeri (PN) Belopa, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Kuasa hukum penggugat adalah Karel Roni Pakambanan.

Karel yang dihubungi menjelaskan, gugatan kepada ibu kandung dari tiga anaknya bukan bermaksud mempermalukan atau membayar sesuatu.

Tetapi semata-mata menuntut agar jual beli itu dibatalkan.

"Jadi tidak ada maksud sama sekali mempermalukan orang tuanya. Mereka hanya berniat agar tanah warisan itu kembali seperti semula. Menjadi milik bersama," kata Karel.

Karel mengungkapkan, suami sekaligus bapak dari delapan anak yang meninggal beberapa waktu.

Meninggalkan warisan berupa tanah persawahan dan tanah pekarangan rumah di Desa Lare-lare.

"Mereka sembilan orang termasuk ibu dan delapan anak adalah ahli waris. Mereka membuat kesepakatan secara tertulis tidak boleh menjual atau memindah tangankan warisan tersebut tanpa sepengetahuan ahli waris lainnya," katanya.

Namun, kata dia dalam perjalanannya, ibu beserta seorang anaknya menjual secara diam-diam tanah warisan tersebut.

"Inilah yang tidak diterima oleh ahli waris lainnya. Tiga orang anaknya yang menggugat ini hanya atas nama di pengadilan. Anak-anak lainnya juga tidak setuju tanah dijual," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved