Tribun Sidrap

Rekannya Terlibat Kasus Penganiayaan Siswa, Guru di Sidrap Gelar Aksi Solidaritas di Kantor PN

Puluhan guru tersebut tergabung dalam organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Ist
Puluhan guru menggelar aksi solidaritas di Kantor Pengadilan Negeri (PN), Jl Jend Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Rabu (24/6/2020). 

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Puluhan guru menggelar aksi solidaritas di Kantor Pengadilan Negeri (PN), Jl Jend Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Rabu (24/6/2020).

Puluhan guru tersebut tergabung dalam organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Aksi tersebut menyuarakan dukungan terhadap rekan seprofesinya yang tengah menjalani proses persidangan.

Rekan mereka yang dimaksud adalah salah seorang guru SMPN 2 Pangsid, Tamsir yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap siswinya berinisial A.

Selain menyuport lewat suara, para demonstran juga tampak memberi dukungan lewat bentangan spanduk.

Spanduk itu bertuliskan kalimat 'bebaskan guru, guru memberikan sanksi kepada siswa bukan karena nafsu atau dendam, akan tetapi bentuk mendidik, membimbing dan mendisiplikan semata'.

"Kami hadir untuk menyuport," kata Kepala SMPN 2 Pangsid, Agus Salim yang turut hadir meramaikan aksi.

Ia berharap, masalah tersebut bisa diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Tentunya melibatkan berbagai elemen dalam penyelesaiannya.

"Seperti melibatkan kepala sekolah, orangtua siswa, serta guru,” papar Agus. (TribunSidrap.com)

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, @herysyahrullah

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved