Tribun Soppeng

Perketat Penjagaan di Perbatasan, Warga Wajib Miliki Kartu Berbadan Sehat Apabila Ingin ke Soppeng

Penjagaan di perbatasan dilakukan setelah 10 warga Soppeng kembali positif virus corona.

Ist
rapat koordinasi penanganan lanjutan Covid-19 di Makodim 1423/Soppeng, Rabu (25/6/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM,SOPPENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng, akan memperketat kembali penjagaan di wilayah perbatasan.

Penjagaan di perbatasan dilakukan setelah 10 warga Soppeng kembali positif virus corona.

Padahal sebelumnya, Soppeng sempat zero dari kasus positif corona.

Bupati Soppeng A Kaswadi Razak mengatakan, mulai 24 Juni sampai 14 Juli akan diperketat kembali perbatasan di wilayah Soppeng.

Bagi masyarakat yang akan masuk ke wilayah Soppeng, diminta untuk melengkapi surat keterangan sehat terlebih dahulu.

Hal tersebut diungkapkan A Kaswadi Razak, saat rapat koordinasi penanganan lanjutan Covid-19 di Makodim 1423/Soppeng, Rabu (25/6/2020).

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan ketua Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) Prof Syarifuddin Wahid.

Hal ini dilakukan agar mengimbau kepada warga Soppeng yang ada di perantauan untuk menahan diri agar tidak pulang ke Soppeng.

Begitu pun yang ada di Soppeng untuk tidak keluar daerah, agar penyebaran virus corona ini bisa diatasi.

"Soppeng adalah Soppeng jangan kita melihat dari daerah lain, melihat tenang-tenang saja. Soppeng berbeda dengan daerah lain. Kami disini tidak bisa tinggal diam dengan kondisi seperti ini," ujar A Kaswadi.

Saat ini bagaimana mengantisipasi penyebaran virus corona, karena sudah ada pengalaman sebelumnya.

"Sudah ada pengalaman dalam penanganan agar ekonomi, pendidikan, kesehatan harus tetap berjalan, bagaimana beribadah masyarakat harus tetap bisa berjalan.

Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved