Cerita Pemain Liga 1

Cerita Hamka Hamzah Didik Zulham Zamrun, Sempat Dimarahi Saat di Persib Bandung

Sementara itu, Zulham mengatakan Hamka adalah sosok yang benar-benar mampu membimbingnya, bahkan ketika Zulham sedang berada di bawah.

instagram.com/hamka23hamzah
Hamka Hamzah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan kapten PSM, Hamka Hamzah tak hanya dikenal sebagai pemain senior di Indonesia, namun juga seorang pembimbing bagi pesepakbola muda.

Sebagai pemain senior, Hamka mampu membimbing para pemain juniornya, khususnya yang satu tim dengannya, salah satunya Zulham Zamrun.

Hamka dan Zulham Zamrun memang pernah setim cukup lama saat keduanya membela Mitra Kukar di periode 2011-2014.

Di kesempatan itulah, Hamka membimbing seorang Zulham Zamrun yang diketahui sedang naik daun berkat aksinya saat masih membela Persela Lamongan.

Saat keduanya berbincang di acara podcast, terungkap bahwa Hamka pernah marah besar ke Zulham Zamrun.

Penyebabnya, Zulham yang dijuluki Cristiano Ronaldonya Indonesia, dinilai Hamka mulai "lupa daratan" saat sukses mengantar Persib Bandung menjuarai Piala Presiden di tahun 2015, sekaligus menjadi top skorer dan pemain terbaik.

"Ketika Zulham ke Persib beri gelar Piala Presiden dan juga menjadi top skorer dan pemain terbaik. Setelah itu mulailah Zulham Zamrun lepas kendali lagi," kenang Hamka melalui video yang diunggah di chanel youtubenya.

Usai meraih kesuksesan bersama Persib, Zulham kala itu memang dinilai banyak pecinta sepak bola sebagai sosok yang sombong.

"Ketika saya didik adek-adek sampai sudah sukses saya akan lepas, tapi ketika dia (Zulham) lepas, berubah lagi karakternya, lupa daratan," kata Hamka.

"Saya tur ke Bandung dia gak ngajak ngopi, akhirnya kualat sama guru. Tapi itu bercandan saya ke Zulham," kata Hamka lagi disambut tawa Zulham Zamrun.

Meski dinilai sombong, Hamka yang sempat satu tim lagi dengan Zulham saat di PSM, tetap menganggap pemain asala Maluku itu seorang adik yang harus dibimbing.

"Ketika itu banyak yang menganggap, Zulham sombong, tapi bagi saya dia tetap adik yang patut merasakan apa yang didapatkan," imbuhnya

Sementara itu, Zulham mengatakan Hamka adalah sosok yang benar-benar mampu membimbingnya, bahkan ketika Zulham sedang berada di bawah.

"Sempat marah besar, tapi karena disayang Bang Hamka jadi tidk apa-apa. Saya juga tidak terlalu menanggapi negatif perkataan orng, hanya saja itu saya ambil postifnya, supaya bisa ubah lagi dan jadi pelajaran. Saya harus berubah tak seperti sebelumnya," kata Zulham.

"Saya intropeksi diri terus menerus, berlatih sendiri di rumah, sampai muncul seseorang hadir ketika saya di bawah, dia selalu datang mengangkat saya kembali. Sampai sekarang saya bisa mendapatkan kembali. Orang itu adalah Hamka Hamzah," pungksnya.

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved