Bukan Gegara Pemeriksaan Tinggi, Epidemiolog Ungkap Penyebab Banyaknya Kasus Covid-19 di Sulsel

Tonang melanjutkan, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan berbeda masalahnya dengan Jawa Timur.

Istimewa
ILUSTRASI-Ahli Epidemiologi bongkar penyebab tingginya kasus Covid-19 di Sulsel, sebut bukan gegara kapasitas pemeriksaan yang tinggi 

TRIBUN-TIMUR.COM-Provinsi Sulawesi Selatan menjadi perhatian utama Presiden Joko Widodo dalam penanganan Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Selaian Sulsel, masih ada dua provinsi lain jadi prioritas, yakni Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Pemko PMK), Muhadjir Effendy.

DIkutip dari Kompas.com, perhatian Presiden Jokowi kepada Jatim, Sulsel, dan Kalsel lantaran kasus harian di 3 provinsi ini masih cukup tinggi.

Oleh karenanya, Presiden meminta seluruh jajarannya membantu menekan penambahan kasus harian yang jumlahnya masih signifikan di sana.

Lantas, mengapa kasus harian virus corona di tiga provinsi di atas masih cukup tinggi?

Dua Penyebab Utama

Epidemiologi yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit UNS Tonang Dwi Ardyanto menilai, hal itu dikarenakan dua hal utama.

"Jadi ada dua hal utama yang menjadi penyebabnya. Pertama, peningkatan kapasitas pemeriksaan dan kedua, memang kasusnya masih relatif tinggi," kata Tonang saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/6/2020).

Menurut Tonang, faktor tingginya kasus harian di Jawa Timur dikarenakan kapasitas pemeriksaan yang meningkat.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved