OPINI

Pasar Tradisional Jadi Kluster Covid-19

Sedangkan di Makassar beberapa pekan lalu diberitakan bahwa lebih 200 pedagang pasar tradisional di Makassar hasil rapid testnya reaktif.

handover
Indah Dahriana Yasin 

Oleh: Indah Dahriana Yasin
Ketua Yayasan Cinta Abi Ummi Makassar (Bina Mental Spiritual Anak Jalanan)

Kegiatan ekonomi mulai dibuka kembali di masa transisi new normal.

Tapi kemudian muncul kekhawatiran sebab pedagang pasar di beberapa daerah terdeteksi positif Covid-19.

Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat adanya peningkatan angka positif Covid-19.

Mayoritas yang terinfeksi virus corona yakni para pedagang pasar.

Hingga pekan lalu, sebanyak 529 pedagang pasar tradisional di Indonesia terkonfirmasi positif covid-19.

Sedangkan di Makassar beberapa pekan lalu diberitakan bahwa lebih 200 pedagang pasar tradisional di Makassar hasil rapid testnya reaktif.

Belajar dari Sosok Soetjipto Nagaria: Pengembang Sejati dan Pekerja Keras

Hal ini memang akan terjadi mengingat pasar tradisional berbeda dengan pusat perbelanjaan modern. Arus keluar masuk di pasar tradisional tidak bisa dikontrol.

Selain itu, tidak semua pasar telah menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung seperti pengecekan suhu tubuh, serta menyiapkan sarana untuk cuci tangan.

Serta ditambah kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker dan jaga jarak.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved