Tribun Enrekang

Jadi Pemateri Webinar Poltekes, Bupati Enrekang Optimis Tekan Angka Stunting hingga 19,5 Persen

Acara wbinar dengan tema "Peran dan Strategi Interprofesional dalam pencegahan stunting di masa pandemi Covid-19".

Ist
Bupati Enrekang, Muslimin Bando jadi pemateri dalam Webinar Peran dan Strategi Interprofesional dalam pencegahan stunting di masa pandemi Covid-19 yang digelar Poltekkes Kemenkes Makassar, Selasa (23/6/2020). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Bupati Enrekang, Muslimin Bando jadi pemateri dalam acara Webinar yang digelar Poltekkes Kemenkes Makassar, Selasa (23/6/2020).

Acara wbinar dengan tema "Peran dan Strategi Interprofesional dalam pencegahan stunting di masa pandemi Covid-19".

Dalam kesempatan itu, Muslimin Bando mengatakan, Pemkab Enrekang selama ini sudah bergerak massif dalam hal penanganan stunting.

Menurutnya, semua stakeholder telah dilibatkan mulai dari Dinas Kesehatan, PKK, Baznas dan seluruh jajaran OPD telah terjun dalam penanganan stunting tersebut.

Ada banyak langkah telah dilakukan timnya untuk bagaimana mencegah stunting ini, mulai perbaikan terutama sektor gizi dan kesehatan.

Termasuk ketahanan rumah tangga dan mengatur angka kelahiran dari suatu pasangan dan langkah lainnya.

"Kita di Enrekang sudah punya data by name by adres terutama lokus 22 desa dari 112 desa dan kelurahan, jadi kita sudah lakukan intervensi maksimal dalam melakukan menekan angka stunting," kata Muslimin Bando.

Ia menjelaskan, dalam penyusunan RPJMD 2018 lalu pihaknya telah mencanangkan target penurunan angka stunting hingga 19,5 persen di tahun 2023.

Hal itu sebagai salah satu bagian dari keseriusan Pemda dalam menekan angka stunting di Enrekang.

Apalagi, grafik stunting di Enrekang terus menurun, data awal tahun 2013 lalu angka stunting mencapai 50 persen kemudian turun ke 40 persen lalu turun hingga 30 persen.

"Dalam RPJMD, target kita bisa turun sampai 19,5 persen tahun 2023. walaupun tadi harapan pusat bisa turun sampai 14 persen tahun 2025, jadi saya pikir itu bisa dicapai karena masih ada dua tahun intervensinya," ujarnya. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved