Tribun Wajo

Anggota DPRD Wajo Sebut Ada Kebocoran PAD di Sektor Parkiran

"Ini ada apa di sektor parkiran kita. Target ke depannya cuma 100 juta, tapi tak ada data yang bisa disodorkan oleh Dinas Perhubungan," kata Mustafa

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Anggota DPRD Wajo, Mustafa 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Anggota DPRD Wajo, Mustafa mempertanyakan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) disektor parkiran di Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo.

"Ini ada apa di sektor parkiran kita. Target ke depannya cuma 100 juta, tapi tak ada data yang bisa disodorkan oleh Dinas Perhubungan," kata Mustafa, seusai rapat internal Komisi III bersama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, Senin (22/6/2020).

Menurutnya dari 14 kecamatan, sangat tidak wajar jika target PAD parkiran cuma 100 juta lebih.

Apalagi target tersebut telah dipangkas lantaran pandemik virus corona.

"Bayangkan saja, di Pitumpanua cuma 400 ribu, padahal Pitumpanua itu bisa dikatakan kecamatan terbesar kedua di Wajo," kata legislator Partai Gerindra itu.

Olehnya, Mustafa merekomendasikan agar Komisi III DPRD Wajo melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bupati Wajo dan Dinas Perhubungan sekaitan hal ini.

"PAD kita kebocorannya sangat besar, kita harus tahu akar masalahnya. Jangan sampai ada oknum yang kenyang sendiri, apalagi parkiran ini ada koordinatornya," katanya.

Mustafa menjelaskan, pengurangan item pendapatan di parkiran seperti parkiran jemaah haji masih masuk akal.

Lantaran memang tak ada pemberangkatan jemaah haji tahun ini. Namun, berkurangnya PAD di sejumlah titik amat penting ditelusuri.

"Kita sarankan hal ini dibawa ke RDP, kalau perlu Bupati dan Wakip Bupati harus datang dan kita duduk bersama," tutupnya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved