Breaking News:

FTI UMI

Pesan Dekan FTI UMI Bikin Nangis, 'Jangan Bully Kampus dan Dosenmu, Jangan Posting Kejelekannya'

Itulah pesan diucapkan Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia atau FTI UMI, Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng.

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - "Saya minta kepada kalian semua, sebagai dekanmu saat ini dan setelah wisuda nanti sebagai kakakmu, permintaan saya dari lubuk hati paling dalam, jangan pernah bully kampusmu, jangan pernah bully dosenmu, jangan pernah posting kejelekan kampus kita tercinta."

Itulah pesan diucapkan Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia atau FTI UMI, Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng.

Matanya berkaca-kaca.

Pesan itu masih berlanjut, namun dalam bahasa Bugis.

"Saya kembali mengingatkan nasihat bijak leluluh kita. 'Namua timpa lajana gurummu mucacca, madosako'. (Artinya) Biar hanya atap rumahnya guru yang kalian cela, berdosa juga akibatnya."

"Dalam artian, dengan segala kekurangan dan kelebihan, dari upaya yang dilakukan UMI saat ini, mari kita saling support agar kita semua bisa bertahan dan tidak menjadi punah. Bukan saling memusuhi, apalagi saling bercerai-berai, saling mencari kesalahan karena kondisi ke depan sangat berat anandaku."

Pesan itu terlontar dari mulut dekan ketika pidato pada yudisium 42 mahasiswa dari Jurusan Teknik Industri, 40 mahasiswa Teknik Kimia, dan 36 mahasiswa Teknik Pertambangan FTI UMI.

Acara yudisium mahasiswa program S1 FTI UMI untuk kali pertama digelar secara virtual, Sabtu (20/6/2020) siang.

Disiarkan langsung melalui channel YouTube Tribun Timur dan fanpage Facebook Tribun Timur Berita Online Makassar.

Rangkaian prosesi penamatan calon sarjana teknik (ST) terpaksa digelar secara virtual karena pandemi virus corona atau Covid-19, mematuhi protokol kesehatan.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved